Wajib Baca! Prediksi Masa Depan Crypto di Indonesia!

  • Whatsapp
potensi crypto di Indonesia
https://pixabay.com/images/id-3804022/

Saat ini di Indonesia crypto tidak bisa menjadi alat pembayaran atau alat tukar yang legal sampai beberapa waktu di masa depan, hal tersebut apernyataan resmi dari bank sentral Indonesia, Bank Indonesia.

Meskipun mereka sendiri juga tidak dapat membendung animo dan minat masyarakat terhadap potensi crypto, terlebih akhir-akhir ini yang semakin menjadi populer.

Bacaan Lainnya

Tetapi, tetap saja untuk menjadi alat pembayaran atau alat tukar yang legal terdapat beberapa indikator yang tidak terdapat dalam crypto sehingga tidak memenuhi kriteria.

Status crypto saat ini sebagai komoditas di Indonesia telah membatasi adopsi crypto oleh penyedia layanan atau perusahaan.

Namun, pilihan bisnis secara terbatas mulai menerima pembayaran crypto, di antaranya:

ESO Trans Digital: ESO Trans Digital merupakan layanan medium yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menjembatani pembayaran dan transaksi melalui platform ini.

Melalui platform ini pengguna dapat melakukan pembayaran dengan menggunakan crypto dengan melalui QR code atau pilihan lain yang ada.

Nobi: Nobi merupakan platform tabungan yang menggunakan blockchain yang menawarkan minat pengguna pada crypto mereka. Melalui platform ini pengguna dapat melakukan setoran, simpanan, dan pertaruhan crypto yang bertujuan untuk meraih hadiah tertentu yang ditawarkan oleh Nobi.

Teknologi BCS: Teknologi BCS merupakan perusahaan konsultan blockchain yang bekerja dengan melakukan pelaksanaan dan eksekusi proyek. Perusahaan ini menerima pembayaran crypto untuk layanannya.

Munculnya Crypto buatan Indonesia

Kepopuleran crypto di Indonesia menjadi motivasi bagi beberapa pengembang lokal untuk membuat coin crypto mereka sendiri seperti beberapa coin berikut:

1. Nanobyte

Tim Pengembang Nanovest merilis coin crypto yang dinamai Nanobyte (NBT). Nanovest dan coin NBT memiliki support dan back up dari Sinar Mas Financial Group..

Berdasarkan whitepaper yang telah mereka rilis, NBT merupakan perantara crypto dengan mata uang fiat, utamanya rupiah.

Untuk mengakses NBT pengguna perlu membuat atau memiliki wallet yang telah terhubung dengan jenis mata uang fiat yang ada pada platform penyedia seperti e-money, credit card, insurance, atau jenis investasi lain.

2. Tokenoid

Sebuah game studio asli Indonesia menciptakan coin bernama Tokenoid ($NOID) yang memiliki peruntukan sebagai alat pembayaran atau alat tukar untuk mendapatkan item dalam game yang menggunakan teknologi blockchain.

Tokenoid sendiri saat ini menjadi peluang bagi pengguna yang memiliki ketertarikan pada bidang gaming untuk memiliki portofolio investasi crypto.

Pengguna bisa mendapatkan atau mengakses Tokenoid ($NOID) pada platform PinkSale. Pada awal masa rilisnya Tokenoid diburu hingga menghabiskan sepuluh juga coin supply Tokenoid pada Platform PinkSale.

Hal tersebut menjadikan $NOID menjadi tren pada platform PinkSale. Saat pertama masa rilisnya $NOID memiliki harga setara 12.950 coin per 1 BNB atau seharga Rp500 untuk setiap koin $NOID.

Untuk mendapatkan $NOID pengguna memiliki kesempatan untuk membeli dengan minimal transaksi dengan sebesar 0,1 BNB dan maksimum transaksi 5 BNB

3. Eshark

Game lokal lain juga menawarkan token crypto Indonesia yang bernama Eshark (ESHK), tetapi ESHK hanya akan tersedia pada bursa internasional melalui WhiteBIT. ESHK berada pada jaringan blockchain Binance atau BEP-20 yang memiliki tema Crypto for Gamers.

ESHK akan menjadi salah satu potensi crypto yang berfungsi sebagai alat pembayaran dan digital aset pada sektor gaming. Meskipun masih berada pada tahap penawaran awal, ESHK mampu meraih hasil penjualan sekitar 11,2 miliar token.

4. TKO

Salah satu marketplace crypto di Indonesia, Tokocrypto, juga merilis token cryptonya sendiri yaitu TKO melalui platform Binance. Token TKO memiliki nilai sekitar $1 miliar dolar Amerika Serikat dengan 800.000 pengguna. Beberapa fitur yang ditawarkan token TKO adalah akses eksklusif untuk potongan biaya transaksi, penebusan barang, beberapa lainnya.

Token TKO nantinya akan memiliki peran dalam marketplace NFT, yaitu TKONFT Arcade dan sebagai media transaksi antara penjual dan pembeli. TKO NFT Arcade sendiri merupakan marketplace untuk non-fungible token atau NFT.

Potensi Masa Depan Crypto di Indonesia

Tren crypto di Indonesia terprediksi akan berlangsung lama. Hal ini karena potensi crypto yang akan memiliki peran sentral dalam ekonomi digital yang terus berkembang. Terlebih lagi jika nantinya teknologi penunjang seperti jaringan 5G, internet of things (IOT), cloud computing, dan kecerdasan buatan (AI) telah dapat menjadi hal umum dan berfungsi secara penuh.

Indonesia perlahan muncul sebagai hot spot untuk tindakan terkait potensi crypto di Indonesia, jika data pemerintah menjadi indikator. Nilai perdagangan crypto Indonesia mencapai 64 triliun rupiah ($4,44 miliar) pada tahun 2020. Dalam dua bulan pertama tahun ini, nilai perdagangan aset kripto menembus angka 6 triliun rupiah.

Salah satu bentuk mulai tumbuhnya potensi crypto di Indonesia adalah seperti yang dilakukan oleh platform crypto internasional, Binance, yang bermitra dengan MDI Ventures, cabang modal ventura PT Telkom Indonesia, untuk membangun platform pertukaran crypto.

Jumlah pedagang crypto Indonesia mencapai 4 juta, dan angka itu akan tumbuh secara eksponensial, mengingat populasi negara yang berjumlah 275 juta. Tantangan terbesar yang dihadapi pelaku industri adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran terkait teknologi blockchain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *