Lakukan 10 Tips Ini Untuk Menghindari Stres Karena Pekerjaan

  • Whatsapp
Tips Menghindari Stres Karena Pekerjaan
Sumber: Unsplash/Leon

RUANGNEGERI.com РLakukan 10 tips berikut ini untuk menghindari stres karena pekerjaan. Setiap pekerjaan pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Tak jarang para karyawan mengalami burn out atau bahkan stres.

Tuntutan dunia kerja semakin hari semakin tinggi. Meski work life balance atau keseimbangan kehidupan dan pekerjaan mulai gencar, namun tetap saja banyak tekanan pekerjaan yang semakin berat. Tekanan di lingkungan kerja terkadang merupakan hal yang positif karena bisa memicu kamu menjadi lebih kreatif. Namun ketika tidak mampu mengatasi beban tersebut, kamu bisa terkena stres.

Bacaan Lainnya

Stres dalam hal pekerjaan kerja atau burnout (selanjutnya disebut burnout) bisa terjadi karena berbagai alasan. Ada yang terjadi karena atasan yang suka menekan, rekan kerja yang tidak sportif atau beban kerja yang memang melebihi kapasitasnya.

Orang yang Mengalami Stres Kerja (Burnout)

Seseorang yang mengalami burnout bisa membawanya ke gaya hidup yang tidak sehat sebagai pelarian. Orang tersebut bisa juga mengalami kurang tidur, lebih banyak merokok, minum minuman beralkohol dan kebiasaan negatif lainnya.

Baca juga: Motivasi Interpersonal Plegmatis Bisa Sukses Lewat Keahlian Melobi

Berikut hal-hal yang perlu diketahui dari seseorang yang mengalami burnout.

1. Mudah Marah

Orang yang mengalami burnout sangat mudah marah. Ia akan marah karena hal-hal sepele apalagi jika tidak sesuai dengan keinginannya. Ditambah lagi stres yang dialami dapat memengaruhi performanya sehingga beban kerja makin menumpuk. Jika ditambah dengan kondisi keluarga yang mungkin sedang mengalami masalah, tentu itu akan semakin membuatnya menjadi sensitif dan mudah marah.

Baca juga: Punya Karakter Melankolis? Ketahui Cara Mengoptimalkannya

2. Mudah Sakit

Seseorang yang mengalami burnout haruslah mengatasinya sedini mungkin. Karena jika tidak, dalam jangka panjang dapat berpengaruh pada imunitas tubuh. Ia menjadi sangat mudah terkena flu, batuk, demam bahkan gangguan tidur hingga depresi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *