Pusing Dengan Skripsi? Simak Tips Berikut Agar Cepat Selesai

  • Whatsapp
Tips Membuat Skripsi
Sumber: Unsplas/Redd

RUANGNEGERI.com – Menjelang akhir perkuliahan, kamu diharuskan membuat skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan. Skripsi adalah karya ilmiah yang merupakan perwujudan dari hasil kuliahmu selama kurang lebih 4 tahun.

Sebelum dinyatakan lulus dan menyandang gelar sarjana, kamu harus diuji dulu. Kemampuan teoritismu akan diuji melalui penelitian dan pemahamanmu akan diuji melalui rangkaian sidang akhir.

Bacaan Lainnya

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menulis Skripsi

Skripsi yang baik dan berkualitas, tidak hanya agar kamu mendapat nilai bagus. Lebih dari itu, skripsi juga bertujuan untuk menguji dirimu sendiri. Sebaik apa kemampuanmu sebelum terjun langsung ke masyarakat.

Sebelum mulai menyusun skripsi, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan yakni:

1. Rajin Membaca Jurnal

Jurnal merupakan kumpulan artikel penelitian dengan bidang tertentu dan terbit pada beberapa waktu tertentu. Di jurnal kamu bisa mendapat banyak ide untuk judul skripsimu. Selain itu, kamu juga bisa mempelajari cara penulisan ilmiah melalui jurnal.

Baca Juga: 5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

2. Rajin Mengikuti Sidang Proposal/Usulan dan Sidang Skripsi

Dengan menjadi peserta sidang usulan atau proposal penelitian dan juga skripsi, kamu bisa mempelajari bagaimana teknik presentasi sidang, bagian mana yang sering menjadi bahan pertanyaan dan bagaimana cara menjawab agar tidak menimbulkan pertanyaan baru.

Hal lain yang bisa didapatkan dengan sering mengikuti sidang adalah bisa tahu karakteristik dosen penguji dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan saat sidang. Kamu juga sekaligus bisa lebih menyiapkan diri untuk menghadapi pertanyaan sidang.

3. Perbanyak Turun Lapangan

Sejatinya ilmu yang baik adalah ilmu yang bermanfaat. Dengan memperbanyak turun ke lapangan, kamu bisa tahu masalah riil yang ada di masyarakat seperti apa dan bagaimana kaitannya dengan bidang keilmuanmu.

Baca juga: Alasan Mengapa Kamu Perlu Ikut Organisasi Kampus

4. Topik Skripsi

Topik atau judul skripsi yang kamu pilih sebaiknya adalah topik yang ril, bisa diterapkan solusinya (pemecahan masalah) dan memiliki berdampak pada subjek penelitian kamu. Carilah topik yang sederhana dan dekat dengan permasalahan sehari-hari.

5. Dosen Pembimbing

Tidak bisa dipungkiri bahwa peran dari dosen pembimbing sangat menentukan dalam penulisan skripsi. Pilihlah dosen pembimbing yang sekiranya mudah dihubungi dan mempunyai spesifikasi bidang ilmu sesuai dengan topik penelitian kamu.

Misalnya kamu akan mengangkat topik tentang microfinance. Pilihlan dosen pembimbing yang concern terhadap isu-isu maupun penelitian tentang topik tersebut. Sebaiknya tidak memilih dosen yang aktif meneliti pasar modal.

6. Kuesioner atau Catatan Pra-Penelitian

Hal ini penting diperlukan agar kamu bisa mengenali akar masalah dari topik yang akan kamu bahas itu apa. Misalnya ketika kamu membahas tentang kemiskinan suatu daerah, kamu perlu untuk melakukan pra-penelitian menyangkut tingkat pendidikan, kondisi topografi dan geografisnya dan lain sebagainya. Hal ini akan berguna bagimu dalam menyusun hipotesis nantinya.

Baca Juga: Insecure Setelah Lulus Kuliah? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Tips Memilih Judul Skripsi

Bagi sebagian mahasiswa, menentukan judul skripsi mungkin tidaklah mudah. Singkatnya, judul skripsi haruslah mampu menggambarkan isi dari skripsimu. Pilihlah judul yang tidak terlalu sulit tapi relevan dengan situasi masyarakat saat ini. Hal itu bisa kamu lakukan dengan mengangkat peristiwa yang sedang terjadi sebagai judul skripsimu.

Misalnya menjelang pemilu, biasanya para elit politik berbondong-bondong untuk mencalonkan diri. Nah, kamu bisa saja menjadikan ini sebagai judul skripsimu dengan judul “Pengaruh Political Marketing Terhadap Preferensi Pemilih Millenial”.

Selain itu, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan dalam memilih judul skripsi di antaranya:

1. Sesuaikan dengan Minat dan Kemampuan

Skripsi adalah materprice-mu. Untuk itu, pengerjaannya pun bisa dibilang susah-susah gampang. Dibutuhkan niat dan kesungguhan yang besar dan semangat yang harus terus menyala. Memilih topik yang benar-benar menarik minatmu akan berpengaruh besar bagimu untuk terus bersemangat selama mengerjakannya.

Ambil waktu untuk sendiri, siapkan secarik kertas dan pulpen. Tanyakanlah pada dirimu, apa yang menjadi minatmu saat ini?

Selama perkuliahan, kelas mana yang paling membuatmu tertarik? Kelas mana yang membuatmu merasa tercerahkan dan ingin segera menerapkan pelajaran tersebut?

Jawablah semua pertanyaan itu dengan jujur. Ini akan membantumu menemukan judul skripsimu.

Baca Juga: Ketahui 10 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Tinggi

2. Membaca Referensi Penelitian/Skripsi Para Senior 

Pada tahap sarjana, ranah penelitian skripsi adalah mengokohkan atau mengkonfirmasi teori yang sudah ada. Karena itulah, penting bagimu untuk memilih judul penelitian yang sudah ada dan memiliki banyak referensi. Tidak sedikit mahasiswa yang tertunda kelulusannya karena topik/judul skripsi yang ditulisnya tidak memiliki referensi sebelumnya.

Luangkan waktumu untuk pergi ke perpustakaan di kampus. Bacalah skripsi seniormu dari tahun-tahun sebelumnya. Tuliskan beberapa judul yang menarik bagimu dan sesuaikan dengan minat dan kemampuanmu. Ini adalah salah satu cara mudah untuk memilih judul skripsi. Kamu bisa menambahkan atau menyubstitusi variabel penelitian dalam rangka pengembangan penelitian.

Baca juga: Pingin Kuliahmu Tak Sia-Sia? Lakukan Hal-Hal Ini!

3. Bertukar Pikiran dengan Senior

Mendiskusikan ide skripsimu dengan senior bisa memberimu pencerahan dalam memilih judul skripsi. Kamu juga bisa bertanya tentang skripsi beserta proses menyusunnya. Galilah ide dari skripsi maupun pengalamannya selama penelitian. Mungkin saja dari ceritanya kamu menemukan inspirasi untuk judul skripsimu.

4. Sit in Kelas-Kelas yang Menjadi Minatmu

Saat kamu benar-benar kehabisan ide untuk judul skripsimu, kamu bisa sit in atau masuk ke kelas yang menjadi minatmu. Tentunya minta ijin terlebih dahulu kepada dosen yang mengajarnya. Sebagai mahasiswa tingkat akhir, kamu mungkin jarang datang ke kampus dan berkumpul dengan teman sejurusan. Hal ini terkadang bisa membuat kamu kehilangan ide dan isu terkait bidang keilmuanmu.

Karena itulah sit in di kelas yang menjadi minatmu menjadi salah satu cara untuk menemukan judul skripsi. Dengan mendengar ceramah dosen, kamu bisa mengingat kembali materi-materi yang menarik minatmu dulu. Atau mungkin juga ada isu terkini yang bisa kamu angkat menjadi judul skripsimu.

Baca juga: Berbagai Tipe Mahasiswa di Kampus, Kamu yang Mana?

5. Jangan Menjadi Perfeksionis

Salah satu kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyusun skripsi adalah memilih judul skripsi yang berat dan berskala internasional. Bukannya mendapat nilai bagus, yang ada malah justru tertunda kelulusannya.

Karena dengan membuat judul yang tidak terlalu kompleks, membutuhkan metode yang mudah dan bisa diselesaikan dengan cepat. Ingat, skripsi yang baik adalah skripsi yang bisa selesai dengan baik pula.

6. Perhatikan Lama Waktu Penelitian

Biasanya kamu akan diberikan waktu normal selama 6 bulan untuk mengerjakan skripsi. Ini bukan waktu yang singkat, tapi bukan juga waktu yang panjang. Kamu harus memperhitungkan waktu senggang jika terjadi hal-hal di luar kendali seperti tiba-tiba kamu sakit, laptopmu hank atau berbagai kejadian lainnya.

Demikian beberapa tips dalam menyusun skripsi bagi kamu yang sedang berada di tingkat akhir. Ingatlah bahwa skripsi yang kamu kerjakan juga bukan untuk dirimu saja. Tapi skripsimu akan menjadi referensi bagi skripsi-skripsi juniormu nanti.

Lakukan yang terbaik dan keep it simple.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *