Tingkatkan Picture Smart dalam Keseharian Si Kecil Berikut Ini

RUANGNEGERI.com – Picture Smart termasuk salah satu kecerdasan majemuk yang dikembangkan oleh Howard Gardner. Teori kecerdasan majemuk terdiri dari 8 poin, di mana mendobrak teori sebelumnya yang menyatakan bahwa kecerdasan hanya diukur sebatas matematika saja. Kecerdasan manusia itu sangat luas tidak hanya sebatas akademik saja, khususnya matematika (Rosen, 2017).

Salah satu kecerdasan yang patut dikembangkan pada si kecil adalah picture smart atau istilah lainnya adalah kecerdasan visual spasial.

Apakah kecerdasan visual spasial itu? Kecerdasan ini berkaitan dengan kepekaan akan bentuk dan ruang, baik 2 dimensi maupun 3 dimensi.

Dengan memiliki kecerdasan visual spasial, seorang anak akan mudah menemukan jalan atau pun suatu lokasi. Ingatannya mengenai suatu bentuk atau gambar begitu tajam hingga detail pada bagian-bagian tertentu.

BACA JUGA: Media Pembelajaran Angka Sederhana dari Rumah yang Super Simpel

Kecerdasan Visual Spasial Berbakat Menggambar dan Melukis

Tingkat picture smart yang tinggi pada anak, menjadikan suatu bakat dalam melukis, mendesain, dan sangat peka terhadap warna. Bagian otak yang berperan dalam kecerdasan tersebut adalah hemisfer kanan dan otak kanan.

Bagian tersebut perannya begitu besar terhadap kemampuan menangkap dan menerjemahkan gambar. Sebaliknya, jika hemisfer kanan mengalami kerusakan, maka seseorang akan kesulitan mengenali wajah dan sulit menemukan jalan untuk mencapai tujuan (Armstrong, 2009).

Anak yang sudah memiliki bakat visual spasial mampu menerjemahkan cerita hanya dari sebuah gambar yang tersajikan.

Selain itu, pengungkapan ekspresi pun bisa dilakukan dengan cara menggambarkan sesuatu mengenai perasaan atau keinginannya.

Ekspresi diri lebih mudah tertuang dalam sebuah gambar. Kemampuan menggambar dan melukis pun diacungi jempol pada anak yang tingkat kecerdasan visual spasialnya tinggi.

Mengingat wajah dan mengamati suatu benda pun begitu teliti dan detail (Quinn, 2000).

BACA JUGA: Seberapa Penting IQ, EQ dan SQ di Usia Dini?

Bagaimana Cara Meningkatkan Picture Smart?

Howard Gardner dalam bukunya yang berjudul “Multiple Intelligences” mengungkapkan bahwa terdapat beberapa tahapan perkembangan kecerdasan visual spasial pada sang anak (Olivia, 2010).

Ternyata perkembangan picture smart dimulai sejak lahir. Berikut ini cara meningkatkan kecerdasan tersebut.

1. Perkembangan Visual Spasial Sejak Lahir Hingga Usia 15 Bulan

Bayi usia 0-15 bulan sudah bisa dikenalkan bentuk dan warna suatu benda. Ketika bayi sudah bisa melihat, ajaklah bermain benda dengan menggoyang-goyangkan dihadapannya.

Mata bayi akan mengikuti benda tersebut. Bayi yang berusia 6-15 bulan sebenarnya sudah mengenal dan menyadari perbedaan benda antara satu dengan lainnya berdasarkan ukuran, bentuk dan warnanya.

Maka dari itulah, dengan memberikan permainan yang beragam dapat menumbuhkembangkan kecerdasan visual spasial sang buah hati.

Tentunya pemilihan permainan harus dengan bentuk dan warna yang menarik sesuai dengan usianya.

2. Perkembangan Visual Spasial Usia 15 Bulan – 2 Tahun

Pada usia 15-2 tahun anak sudah bisa mempelajari dan mengklasifikasi benda yang serupa. Benda dengan ukuran, bentuk, dan warna yang sama bisa dikelompokkan menjadi satu jenis.

Rangsang picture smart anak dengan memberikan benda mainan yang dikenali anak. Hal yang perlu diperhatikan ukuran mainan sebaiknya tidak terlalu kecil untuk mengantisipasi jika sang anak justru memasukkan dalam mulut.

3. Perkembangan Visual Spasial Anak Usia 2 Tahun

Permainan yang bisa meningkatkan kecerdasan visual spasial anak usia 2 tahun dengan memberikan banyak balok yang bisa ditumpuk hingga mencapai ketinggian tertentu.

Koordinasi tangan anak usia 2 tahun sudah cukup baik, sehingga sangat cocok jika diperkenankan untuk bermain permainan tersebut.

Selain itu, juga mulai bisa diperkenalkan puzzle sederhana. Apabila sang anak sudah mulai bisa merangkainya secara cepat dan tepat, maka perlu memberikan permainan puzzle dalam tingkat yang lebih sulit.

Permainan tersebut yang telah dijelaskan dapat meningkatkan picture smart, apalagi jika diasah sejak dini.

BACA JUGA: Agar Si Kecil Mandiri, Ajarilah Skema Problem Solving Ini

4. Perkembangan Kecerdasan Visual Spasial pada Anak Usia 3 Tahun

Mengekspresikan diri cocok diajarkan pada anak usia 3 tahun. Membuat keterampilan kertas lipat sederhana atau pun permainan gunting menggunting bisa dilakukan anak usia tersebut.

Mengajak anak menggambar, mewarnai dan melukis adalah hal yang bisa dilakukan oleh orang tua.

5. Perkembangan Kecerdasan Visual Spasial pada Anak Usia 4 Tahun

Kecerdasan visual spasial sangat meningkat pada usia 4 tahun ini. Memberikan lebih beragam lagi bentuk-bentuk bangunan bisa dilakukan.

Bahkan, bisa mengenalkan sisi-sisi setiap bangun, seperti halnya bangun segitiga memiliki 3 sisi, segi empat memiliki 4 sisi, dan lain sebagainya.

Mengajak anak untuk berimajinasi dan menyusun bangunan tersebut juga sudah bisa diterapkan pada usia tersebut.

6. Perkembangan Kecerdasan Visual Spasial pada Anak Usia 5 Tahun

Bentuk gambar yang diberikan pada anak usia 5 tahun janganlah asal-asalan. Gambar sebaiknya lengkap dalam setiap bagiannya.

Seperti halnya gambar manusia lengkap dengan tangan dan kakinya. Bisa juga mengajak permainan kreatif tebak-tebakan cerita dari gambar yang tersajikan.

Jadi berikan gambar menarik pada anak. Kemudian, mintalah sang anak untuk menceritakan gambar yang dilihatnya. Dengan demikian, kemajuan menerjemahkan gambar pun menjadi lebih berkembang.

Stimulasi Kecerdasan Visual Spasial melalui Percakapan dan Peta Petunjuk Harta Karun

Memberikan sejumlah pertanyaan kritis pada sang anak bisa diterapkan berkaitan dengan ruang atau pun bentuk benda. Pertanyaan bersifat memancing sang anak untuk berpikir dan berimajinasi lebih dalam mengenai suatu bentuk.

Semisalnya saja dengan melontarkan pertanyaan mengenai “bagaimana bisa air yang dituangkan pada gelas berubah bentuknya ketika air dituangkan dalam mangkuk?”.

Berikan pula pertanyaan yang berkaitan dengan peralatan atau benda di sekitar rumah. Tujuan agar anak berpikir wadah tertentu apakah cukup dimasukkan benda tersebut (Abdul Hadi, 2020).

Permainan kreatif pun bisa dilakukan antara orang tua dan anak dengan membuat lembar kertas petunjuk harta karun. Buatlah permainan harta karun sesuai dengan lokasi ruangan rumah.

Mintalah anak untuk mencari harta karun yang tersimpan dalam suatu ruangan tertentu di rumah dengan bantuan peta petunjuk yang telah dibuat orang tua.

Dengan demikian, sang anak akan belajar memahami ruangan rumah yang tersajikan dalam kertas peta petunjuk harta karun. Kemampuan visual spasial pun akan meningkat.

Apabila sang anak sudah memahami cara menelusuri suatu lokasi menggunakan peta petunjuk harta karun. Maka, orang tua bisa meminta anak untuk menggambarkan setiap lokasi rumah menjadi peta petunjuk.

Tahap demi tahap bisa diterapkan orang tua untuk meningkatkan picture smart anak. Kecerdasan tersebut sangat bermanfaat bagi masa depan sang anak.

Setiap orang tua diharapkan untuk tidak acuh dalam perkembangan anaknya. Setiap perkembangan anak pada masanya memiliki arti yang luar biasa.

Bahkan, berbagai cara meningkatkan kecerdasan pun sudah banyak diterapkan para orang tua. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *