Sektor Strategis yang Dinilai Cepat Bangkit Pasca New Normal

RUANGNEGERI.com – Seperti halnya banyak negara lain yang terkena wabah Coronavirus atau Covid-19, Indonesia juga sudah sekitar empat bulan terkena pandemi. Dampak paling terasa yang banyak dirasakan adalah menyangkut sektor ekonomi.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah sudah mulai menerapkan konsep new normal beberapa waktu lalu. Tujuannya adalah mendorong perekonomian agar bangkit kembali. 

Ada beberapa sektor ekonomi yang dinilai layak untuk beradaptasi dengan kondisi new normal, yaitu seperti yang dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di antaranya adalah sektor transportasi, perdagangan dan pariwisata.

Ketiga sektor tersebut diyakini akan menjadi bisnis yang pertama kali bangkit (rebound) usai wabah virus corona berakhir di Indonesia. Sebab, masyarakat akan kembali beraktivitas normal di luar rumah.

Menurut Ani, sapaan Sri Mulyani, apabila masyarakat banyak yang sudah mulai bisa bekerja kembali, dan tidak lagi bekerja dari rumah, hal itu berarti bahwa sektor transportasi bisa kembali normal. 

Seperti diketahui, selama pandemi ini, sektor transportasi memang menjadi satu di antara yang paling terpukul sebagai akibat diterapkannya WFH atau Work From Home. 

Pemberlakuan WFH membuat masyarakat banyak yang berdiam diri di rumah demi mengurangi risiko penularan virus. Terlebih lagi, ada pembatasan aktivitas di ruang publik. Dengan begitu, transportasi juga sepi penumpang.

BACA JUGA: Ekspedisi ke Mars Tetap Berjalan di Tengah Covid-19

Sektor Pariwisata Diharapkan Cepat Pulih

Sektor ekonomi yang juga diprediksi akan cepat bangkit adalah sektor pariwisata. Sri Mulyani menegaskan bahwa bisnis pariwisata juga akan langsung bangkit karena ada permintaan dari masyarakat kelas menengah atas.

Pernyataan yang hampir sama juga sebelumnya, disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahkan meyakini bahwa industri pariwisata akan bangkit pada 2021.

Menurutnya, kecenderungan dari pelemahan sektor pariwisata diprediksi akan berlangsung hingga kisaran bulan Desember tahun ini.

Presiden juga mengajak masyarakat tetap optimis dan mengingatkan agar jangan sampai terjebak pada masalah Covid-19, sehingga booming yang akan muncul setelahnya tidak bisa dimanfaatkan secara baik.

Secara terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menyatakan bahwa industri pariwisata butuh waktu cukup panjang untuk mengembalikan operasional seperti sebelumnya.

Ia memproyeksikan bahwa sektor ini baru bisa bangkit tahun 2012 mendatang. Alasannya karena harus dikembalikan lagi konektivitasnya. Misalnya saja selama ada kasus musim Covid-19, sejumlah maskapai penerbangan mengurangi jadwal penerbangannya. 

Pada hari Jumat (31/7), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan membuka kembali sektor pariwisata. Ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata di Bali dibuka dengan pertimbangan yang matang.

BACA JUGA: Melihat Tantangan dan Peluang Diplomasi Ekonomi Indonesia Pasca Covid-19

Sandiaga Uno Mendorong Ekonomi Digital  

Sebelumnya, pengusaha sekaligus mantan cawapres, Sandiaga Uno menyatakan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bakal cepat bangkit dan beradaptasi.

Sebab menurutnya, di era industri 4.0 yang serba digital ini, UMKM bisa dengan cepat mengadaptasi digitalisasi dari berbagai aspek bisnisnya.

Bisnis di sektor ini tentu tidak hanya jualan online saja, tetapi juga semua aspek bisnis harus didorong untuk memasuki sebuah ekosistem berbasis digital agar lebih cepat meningkat.

Ia sendiri sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh pemerintah, yakni memberikan stimulus dana sebesar 123 triliun kepada para pelaku UMKM. Hal itu sangatlah beralasan, sebab sektor ini sangatlah besar dalam menyerap tenaga kerja.

Tak lupa ia juga menyoroti sektor pangan, manufaktur dan industri pengolahan. Pasalnya, pangan merupakan kategori sektor yang berbasis kebutuhan dasar. Manufaktur dan pengolahan juga sangat penting untuk menurunkan tingkat pengangguran dalam jumlah besar.

“Kita harus mampu memperkuat perekonomian. Indonesia bisa, dan pasti akan mampu membalikkan tren saat ini, kita berikan insentif dan paket kebijakan yang cepat dan tepat sasaran,” kata Sandiaga Uno sebagaimana dilansir Antaranews.com.

Ia juga berharap bahwa dana stimulus tersebut benar-benar tepat sasaran agar mampu membangkitkan perekonomian rakyat. Selain itu, akses kemudahan pembiayaan dari perbankan juga perlu ditingkatkan agar UMKM bisa segera pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *