Seberapa Penting IQ, EQ dan SQ di Usia Dini?

  • Whatsapp
Seberapa Penting IQ, EQ, dan SQ di Usia Dini? - Anak Belajar
Sumber: Unsplash/Andrew Ebrahim

Pertama, pendidikan berbasis pada diri anak sendiri. Artinya, anak menjadi pusat atau sasaran dari pendidikan yang akan dilakukan. Guru maupun orang tua harus menempatkan anak sebagai individu utuh yang memahami dan tengah menggali pengalaman.

Kedua, mendorong tumbuh kembang anak di usia dini. Anak harus diberi motivasi dan dorongan fisik, sosial, emosional, berpikir, mencipta, berbahasa, dan komunikasi yang menjadi dasar pembentukan karakter.

Bacaan Lainnya

Ketiga, mempertimbangkan perbedaan tumbuh kembang setiap anak. Pendidikan anak seyogyanya memperhatikan tahap pertumbuhan anak yang berbeda antara satu dengan lainnya. Perbedaan ini mencakup jasmani, rohani, maupun kecerdasan.

Pengetahuan terkait prinsip dan kurikulum pendidikan anak usia dini membantu orang tua memaksimalkan pengembangan IQ, EQ serta SQ. Pengembangan kecerdasan yang optimal akan membentuk karakter anak kuat, unggul serta berdaya saing tinggi.

Di kemudian hari, anak menjadi pribadi yang cerdas, baik secara emosional, intelektual, maupun ketuhanan. Mereka tak mudah terjebak pada pergaulan yang salah atau kasus bullying.

Dalam kondisi sosial yang cenderung individualis, kecerdasan emosional yang baik akan menumbuhkan belas kasih terhadap sesama. Selain itu, dengan dibekali kecerdasan ini, anak juga akan mampu membedakan perbuatan baik dan buruk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *