Rotasi dan Revolusi: Kisah Cinta dari Pikiran ke Pikiran

RUANGNEGERI.com – Resensi kali ini akan membahas buku young-adult atau fiksi dengan kategori remaja dewasa. Resensi ini membahas salah satu novel dari penulis muda, Crowdstroia. Judul dari novel pada resensi ini yaitu Rotasi dan Revolusi.

Novel berjudul Rotasi dan Revolusi bercerita tentang dunia perkuliahan yang penuh dengan ambisi, cinta dan tugas di perkuliahan serta organisasi.

Saya rasa Crowdstroia, as a writer, bisa menggambarkan kehidupan di masa kuliah secara baik. Pembaca pasti akan merasa relate dengan apa yang diceritakan di novel Rotasi dan Revolusi ini. Apalagi jika pembacanya adalah seorang mahasiswa.

Crowdstroia memang tidak diragukan lagi kemampuannya.

Dia merupakan author—sebutan untuk penulis cerita di Wattpadd—yang telah memiliki reputasi sangat baik. Followers atau pengikutnya yang banyak, hingga saat ini mencapai 155 ribu.

Jumlah tersebut menurut saya sebanding dengan kualitas tulisan yang dihasilkan oleh Crowdstroia.

Berawal dari Wattpad, Crowdstroia menulis cerita. Karya published-nya telah mencapai 27 stories, baik yang telah diselesaikan atau masih on going.

Tiga di antara novel yang ia published ke Wattpad tersebut, telah di terbitkan dalam bentuk cetak. Termasuk Rotasi dan Revolusi. Dua yang lainnya yang telah diterbitkan ke bentuk cetak adalah serial Nona Teh dan Tuan Kopi, yaitu Parak dan Arkais.

Novel ketiga Crowdstroia yang dibukukan yaitu Rotasi dan Revolusi. Apakah versi wattpad dan cetak ada perbedaannya? TENTU SAJA!

Di Wattpad, Crowdstroia tidak memberikan ending. Jadi, dibiarkan ceritanya menggantung tanpa akhir.

Jadi, untuk kalian yang telah membaca versi Wattpad, tidak perlu merasa rugi jika ingin membeli versi cetak. Part atau bagian yang ada di versi cetak, tidak ada di versi Wattpad.

Jadi, pembaca versi cetak masih bisa mendapat cerita secara premium yang tidak ada di versi Wattpadnya.

Novel Rotasi dan Revolusi telah dibaca sebanyak 2,3 juta kali di Wattpad. Wajar saja, sih. Karena memang ceritanya bagus, alurnya nyata, dan penokohannya juga kuat.

Namun, saya mendapati ada satu hal yang menurut saya berbeda dari novel adaptasi Wattpad kebanyakan.

Novel ini tidak menarik pembaca dengan sampul yang tertera klaim “TELAH DIBACA SEBANYAK XXX JUTA KALI DI WATTPAD”.

No! Kalian tidak akan melihat itu di bagian sampul novel Rotasi dan Revolusi. Halaman sampul terlihat bersih, hanya judul dan nama Crowdstroia yang tertera.

Saya mengatakan hal ini in a good way. Saya pikir klaim ‘telah dibaca sekian kali di wattpad’ hanya merusak desain cover atau sampul novel. Apalagi sampul yang desainnya sangat indah—seperti sampul novel Rotasi dan Revolusi ini.

Desain dengan warna palet yang serasi, dengan latar belakang doodle dan objek utama dua sosok manusia, laki-laki dan perempuan yang merupakan dua tokoh utama di dalam novel ini.

BACA JUGA: Kota di Balik Tembok, Romantisme di Dalam Labirin Distopia

Riv-Arraf, Dua Tokoh Superior

Novel ini menceritakan kisah Arraf dan Riv. Arraf, seorang laki-laki yang semasa kuliah menjadi sorotan dan bintang Universitas Sapta Husada.

Riv, mahasiswi yang sedang menempuh tugas akhir dan yang biasa saja, namun dapat memikat hati seorang Arraf.

Arraf Abizard Rauf merupakan sosok yang nyaris sempurna. Ia memiliki wajah yang oke, kuasa dan otak yang cerdas. Semua orang menghormati dan menghargai sosok Arraf.

Mulai dari mahasiswa seangkatannya, kakak tingkat, adik tingkat, karyawan hingga para dosen. Ia terlalu sempurna sebagai manusia.

Arraf memiliki prestasi yang gemilang semasa kuliah. Ia menganggap prestasi itu sebuah kewajaran, seperti ia menganggap sewajarnya manusia bernapas. Arraf selalu dapat membuktikan perkatannya.

Itulah sebabnya semua orang dapat tunduk dan menuruti perkataannya.

Sedangkan Riv, Trivia Ganggarespati, merupakan mahasiswa yang tidak terlalu menonjol selama kuliah. Ia tidak mengikuti kegiatan ekstra apapun selama masa kuliah.

Riv memang cantik, tapi dia tidak putih seperti stigma kebanyakan wanita cantik di Indonesia.

Riv tahu Arraf, namun Arraf tidak mengenal Riv selama kuliah. Mereka terpaut satu angkatan. Mereka bertemu dan kemudian saling mengenal karena Riv harus menemui Arraf untuk skripsinya.

Riv menemui Arraf karena skripsi mereka saling berhubungan. Penelitian yang dilakukan Arraf di skripsinya masih ada keterkaitan dengan skripsi Riv.

Dosen pembimbing Riv juga mendorongnya agar menemui Arraf untuk meminta sampel penelitian Arraf terdahulu. Akhirnya Riv memutuskan untuk menghubungi Arraf dan mendatangi rumahnya.

Namun, sebetulnya Riv melakukannya dengan setengah hati karena Arraf sempat membuat Riv ill-feel karena kenarsisannya selama masa perkuliahan.

Sepintas, terkesan bahwa Arraf lebih superior dibanding Riv. Riv juga memiliki kelebihan dan tidak semua orang tahu. Arraf pun mempunyai kelemahan dan ia pandai menyembunyikannya.

Arraf memiliki kelemahan. Yakni tidak dapat mengontrol kapan ia harus berhenti berambisi, dan bagaimana dia harus mengontrol haus kekuasaannya.

Dia cenderung melakukan apapun untuk mendapat apa yang ia inginkan.  Bahkan dengan cara-cara kotor sekalipun. Ia selalu totalitas dalam melakukan tugasnya.

Riv, Trivia Ganggarespati juga memiliki kekurangan yang mungkin pada orang lain menjadi suatu kelebihan. Dia memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Ia sangat skeptis karena rasa keingintahuannya yang tinggi tersebut.

Wanita tersebut merasa perlu penyeimbang akan rasa ingin tahunya, yakni dengan ilmu pengetahuan.

Menurut Crowdstroia di blognya, ambisi dan rasa ingin tahu bisa menjadi kelebihan bagi orang lain. Namun, bagi kedua tokoh tersebut, kelebihan itu sudah berada di tahap dapat menyebabkan kehancuran bagi diri sendiri.

Penasaran? Oke, kalian bisa ke toko buku terdekat lalu beli buku ini!

Interaksi antara mereka berdua tidak seperti interaksi pasangan pada umumnya. Riv selalu skeptis dan tidak sepenuhnya mempercayai orang lain. Arraf yang memiliki standar yang tinggi dan ambisi serta senang jika semua orang berada di bawah kontrolnya.

Mengapa saya dapat mengatakan dua tokoh utama di dalam novel ini sama-sama superior. Hey, look at them!

Pasangan dengan karakter yang sama-sama kuat seperti mereka sulit ditemui di dalam dunia nyata.

BACA JUGA: Romantisme dan Kesabaran Hujan Bulan Juni

Konflik Ringan dengan Konklusi yang Butuh Kontempelasi

Konflik yang disajikan di novel menurut saya tidak terlalu berat. Konfliknya sangat nyata, mungkin hampir semua tipikal mahasiswa seperti Arraf atau Riv pernah mengalaminya.

Namun, menurut saya konfliknya dikemas sedemikian rupa hingga membuat pembaca berpikir, tapi tetap selow.

Mengapa saya bisa mengatakan selow? Karena alur. Alur di novel ini lumayan lambat, tapi sarat akan amanat atau pesan.

Alur yang lambat tidak membuat novel Rotasi dan Revolusi menjadi terkesan bertele-tele. Malah saya menilai novel ini asyik untuk dibaca.

Novel ini mengangkat genre romance dengan tema yang menurut saya ringan dan biasa saja. Alur di dalam novel ini juga lambat dan panjang. Konflik yang ada di novel ini juga menurut saya biasa saja.

Tapi, entah mengapa saya tidak bisa berhenti membaca kata demi kata di novel ini. That’s such a magic.

Saya membaca novel Rotasi dan Revolusi untuk kedua kalinya. Tetap saja tidak bosan dan menikmatinya. Di kali kedua saya membaca novel ini, saya sempatkan diri untuk meneliti satu persatu unsur intrinstik di novel.

Saya baru ngeh kekuatan atau power dari novel ini adalah penokohan dan cara penulis membangun cerita. Crowdstroia mungkin terinspirasi oleh dunia perkuliahan dan tipe-tipe mahasiswa di kampus. Yang kemudian menuangkannya di novel dengan karakter yang lebih kuat dari manusia sebenarnya.

Seperti mahasiswa ambisius yang kehidupan kuliah dan organisasi yang seimbang, dibuatnya lebih badass dengan sikapnya yang bossy.

BACA JUGA: Mariposa: Kupu-kupu yang Sulit Digapai

Atau mahasiswa biasa saja yang memiliki rasa ingin tahu yang besar, dibuat lebih cerdas. Penyelesaian konflik yang dilakukan oleh dua tokoh utama novel ini juga membuat pembaca berguman. Oh iya, ya.

Konflik diselesaikan dengan cara selogis mungkin. Seperti hubungan antara Riv dan Arraf yang memiliki pikiran cerdas dan logis. Arraf yang sangat bersinar dan gila hormat, serta Riv yang skeptis dan logis.

Jadi, otomatis penyelesaian dari hati ke hati hampir tidak berlaku di dalam hubungan mereka. Segalanya dapat diuraikan serta dijelaskan dengan logika.

Alih-alih baper, saya malah mikir dan kagum. Segala hal dapat dijelaskan dengan penjelasan yang logis. Cinta tidak melulu hubungan dari hati ke hati, namun juga dari pikiran ke pikiran.

Itulah yang saya dapat setelah membaca novel Rotasi dan Revolusi.

Novel ini menurut saya cukup tebal dengan bahasan dan konflik yang ringan. Seperti membaca kisah dua orang cerdas yang sedang berbincang dengan bahasan yang mendalam.

Selain itu juga memuat dialog yang cukup banyak. Jadi pembaca lebih bisa mengerti isi otak dua karakter di novel ini dari percakapannya.

Tidak seperti tipikal novel romance lainnya yang cinta dapat dilihat dari perlakuan tokohnya, di novel ini tokoh lebih aktif berdialog. Jika saya bisa memberi nilai, saya akan memberikan nilai 10 dari skala 1 sampai 10.

Novel ini benar-benar bagus dari sampul, isi hingga diksi. Kalian harus membacanya!

 

Judul                            : Rotasi dan Revolusi

Penulis                         : Crowdstroia

Penerbit                       : PT Elex Media Komputindo

Tahun terbit                  : 2019

Jumlah halaman           : 433 halaman

No. ISBN                       : 978-6020495811

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *