Role Playing Anak: Definisi, Jenis dan Manfaatnya

  • Whatsapp
Role Playing Anak: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya - Anak Bermain Role Playing
Sumber: Unsplash/Steven Libralon

RUANGNEGERI.com – Salah satu metode pembelajaran yang banyak dipakai dan disukai oleh anak-anak adalah metode role playing. Metode ini mampu membentuk karakter anak sekaligus bisa menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengasah kreativitas serta guna membangun rasa percaya diri pada diri anak.

Anak-anak akan menyukai belajar dengan cara yang menyenangkan seperti pada role playing ini. Manorom & Pollock (2006) menyebutkan bahwa metode role playing atau bermain peran dapat memberikan pengaruh positif yang bermanfaat dalam hal perkembangan keterampilan dan juga pengetahuan akademik.

Bacaan Lainnya

Pengaruh positif ini didapatkan dari proses stimulasi lingkungan yang digunakan melalui proses bermain peran.

Baca juga:

Definisi Role Playing

Pengertian role playing adalah sebuah cara yang digunakan untuk menguasai materi tertentu. Hal itu dilakukan dengan melewati proses pengembangan dan juga penghayatan yang dilakukan oleh anak didik.

Imajinasi yang terus berkembang dan penghayatan yang dilakukan ini diperoleh melalui peran anak sebagai tokoh hidup ataupun benda mati. Aktivitas ini akan membuat anak lebih memahami apa yang dipelajarinya.

Role playing anak merupakan sebuah metode pembelajaran dalam pemecahan masalah di suatu kelompok yang memungkinkan anak untuk menemukan masalahnya, merespons secara spontan dan melanjutkannya dalam diskusi terarah (Shaftel & Shaftel, 1982).

Metode ini juga menjadi cara yang dapat membuat anak memahami sebuah kegiatan belajar yang dijalani lebih dari hanya sekedar materi. Hal ini memungkinkan anak terlepas dari rasa jenuh saat belajar.

Selain itu, anak juga akan merasa terbebas dari aturan yang terasa membelenggu dan tentunya bebas berekspresi untuk mendapatkan pengalaman.

Jadi, dapat dipahami bahwa role playing anak adalah sebuah metode yang dipakai dalam proses pembelajaran melalui kegiatan bermain peran yang membuat anak bisa bebas berkreasi. Hal itu akan mendatangkan dampak yang lebih baik untuk perkembangan anak.

Baca juga:

Contoh Role Playing Anak

Role playing anak yang diterapkan untuk perkembangan anak terdiri dari dua jenis, yaitu:

Pertama adalah role playing spontan.

Jenis metode bermain peran yang pertama ini  tidak membutuhkan persiapan awal yang matang terlebih dahulu. Anak tidak perlu melakukan beberapa dorongan seperti membaca, menghafal naskah dan yang lainnya.

Melalui cara ini, anak akan langsung bermain peran dengan spontan sehingga kebebasan anak dalam berkreasi sangat berkembang. Anak akan bisa melakukan banyak hal sesuai dengan yang mereka inginkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.