Jangan Bingung, Ini 6 Rekomendasi Crypto untuk Pemula!

  • Whatsapp
Rekomendasi crypto pemula yang cocok menjadi instrumen investasi
Photo by Adam Nowakowski on Unsplash

Kebanyakan investor pemula yang ingin berinvestasi di crypto merasa kebingungan untuk memilih crypto untuk pemula yang tidak membuat rugi. Simak artikel berikut yang bisa kamu pakai untuk berinvestasi berdasarkan rekomendasi crypto yang ada.

Saran bagi Investor Crypto untuk Pemula

Mempelajari Fundamental Crypto

Seperti yang harus menjadi priotitas utama dalam melakukan investasi apa pun yaitu dengan memahami tentang apa yang hendak menjadi aset investasi. Crypto sendiri memiliki jumlah ribuan, dengan fungsinya yang berbeda dan dapat muncul jenis baru setiap hari. Oleh karena itu perlu memahami dasar dari bentuk investasi yang akan menjadi pilihan.

Bacaan Lainnya

Ketika berhadapan dengan banyak pilihan crypto, jangan terpengaruh dengan hype atau rekomendasi crypto hanya dari kata orang saja. Cobalah untuk menganalisis kritis aset crypto tersebut. Berapa banyak pengguna pada crypto tersebut, masalah apa yang hendak menjadi highlight, dan Industri apa yang berkaitan.

Pemula dapat memulai dengan memahami analisis fundamental pada aset crypto. Hal tersebut adalah kegiatan mengevaluasi variabel keuangan, ekonomi, dan variabel lain yang dapat mempengaruhi nilai suatu aset crypto. Analisis ini penting untuk mengetahui nilai sebenarnya dari suatu aset crypto.

Learning by Doing

Tidak ada gunanya jika hanya belajar investasi crypto hanya dengan teori. Perlu praktik secara langsung, dengan begitu dapat sekaligus membangun portofolio investasi dan mengetahui secara langsung bagaimana keadaan bursa crypto di lapangan. Bagi pemula yang masih baru terjun di dunia investasi crypto mungkin di awal akan terasa membingungkan, tetapi dengan memahami dasar dan fundamental maka crypto tidak akan menjadi hal yang menyeramkan.

Baca Juga:

Rekomendasi Crypto untuk Pemula

Berikut beberapa rekomendasi crypto untuk pemula yang ingin belajar investasi pada crypto:

1. Bitcoin

Bitcoin adalah crypto pertama dalam pasar crypto. Sejak awal, bitcoin telah mengalami pertumbuhan luar biasa ada beberapa tantangan. Selama setahun terakhir saja, Bitcoin telah tumbuh hampir 300% dari nilai awalnya. Harga Bitcoin telah meroket karena kepopulerannya di kalangan masyarakat.

Lima tahun lalu, satu Bitcoin dapat dibeli seharga sekitar $500 Dolar Amerika Serikat. Tetapi pada saat ini harga satu Bitcoin mencapai lebih dari $57.000 Dolar Amerika Serikat dengan nilai kapitalisasi market yang Lebih dari $1,08 Triliun Dolar Amerika Serikat.

2. Ethereum

Ethereum adalah aset crypto terbesar kedua di dunia, yang memprakarsai teknologi smart contract dan memiliki tim pengembang yang kuat di balik perkembangannya. Bagian terbaiknya adalah Ethereum diperdagangkan hampir di setiap bursa aset crypto dan dapat disimpan di berbagai layanan wallet yang mendukung berbagai perangkat dan sistem operasi.

Ethereum saat ini dapat diperhitungkan sebagai cryptocurrency paling menjanjikan setelah bitcoin. Prospek masa depan Ethereum pun lebih baik daripada Bitcoin. Dengan menjadi tren terbaru di pasar keuangan Ethereum mengalami pertumbuhan luar biasa. Hanya dalam waktu lima tahun, harga 1 Ethereum naik dari sekitar $11 Dolar Amerika Serikat menjadi lebih dari $4,700 Dolar Amerika Serikat

3. Ripple

Ripple adalah teknologi blockchain yang memfasilitasi pembayaran digital dan beroperasi sebagai mata uang digital. Tujuan utama Ripple adalah sebagai mata uang perantara yang memfasilitasi pertukaran antara dua mata uang atau jaringan.

Pada awal tahun 2017, harga 1 Ripple adalah $0,006 Dolar Amerika Serikat. Pada 30 November 2021, harganya mencapai $1,00 Dolar Amerika Serikat dengan nilai kapitalisasi pasar yang mencapai lebih dari $47 miliar Dolar Amerika Serikat.

Ripple dapat berguna untuk berbagai kepentingan seperti transaksi dengan membayar barang dan jasa di marketplace internasional yang mengakomodasi koin Ripple, alat tukar cryptocurrency ke cryptocurrency lainnya melalui Ripple Coin, dan instrumen investasi yang mana ketika harga koin Ripple dapat meningkat maka akan menghasilkan keuntungan.

Baca Juga:

4. Bitcoin Cash

Pada November 2018, dua proyek crypto terdapat dua proyek, yaitu: Bitcoin Cash ABC dan Bitcoin Cash SV (Satoshi Vision). Meskipun terdapat perbedaan konseptual antara Bitcoin Cash dan Bitcoin, tetapi kedua aset crypto tersebut memiliki banyak kesamaan dalam hal teknologi.

crypto seperti Bitcoin cash merupakan percabangan atau pembagian yang terjadi dalam blockchain Bitcoin dengan membentuk aset kripto baru. Bitcoin Cash rilis pada tahun 2017. Transaksi dalam Bitcoin Cash lebih efisien dan meningkatkan scaling transaksi karena ukuran block yang lebih besar kapasitasnya.

5. Binance Coin

Pada tahun rilisnya 2017, Binance Coin berkembang dengan menjadi perantara transaksi pada marketplace Binance. Saat ini Binance Coin dapat berguna untuk kepentingan transaksi perdagangan, pertukaran aset cryptocurrency, sampai pemesanan kepentingan travelling.

Binance Coin adalah salah satu aset crypto yang bisa digunakan untuk bertransaksi di Binance yang mana adalah salah satu bursa pertukaran crypto terbesar. Harga 1 Binance Coin di tahun 2017 hanya $0,10 Dolar Amerika Serikat dan sekarang meningkat menjadi lebih dari $628 Dolar Amerika Serikat dengan nilai kapitalisasi market yang mencapai lebih dari $104 miliar Dolar Amerika Serikat.

6. Tether

Tidak seperti beberapa jenis cryptocurrency lainnya, Tether adalah stablecoin, yang berarti bahwa Tether didukung oleh mata uang fiat seperti dolar AS dan Euro dan hal tersebut dapat mempertahankan nilai yang sama dengan salah satu nilai mata uang tersebut.

Secara teori, ini berarti nilai Tether seharusnya lebih konsisten daripada crypto lainnya, dan akan lebih disukai oleh para investor yang waspada terhadap volatilitas ekstrim dari jenis crypto lainnya.


Artikel ini bersifat informatif dari data yang dikumpulkan dan bukan merupakan nasihat atau saran keuangan. Disarankan untuk melakukan riset dan analisis lebih lanjut secara pribadi sesuai dengan profil risiko investasi masing-masing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.