Publikasi Ilmiah Bagi Mahasiswa, Perlukah?

  • Whatsapp
mahasiswa mengerjakan publikasi ilmiah
Ilustrasi seorang mahasiswa yang sedang mengerjakan jurnal untuk publikasi ilmiah./Pexels.com/Andrea Piacquadio

RUANGNEGERI.com – Publikasi ilmiah merupakan hal yang sangat familiar bagi kalangan akademisi, peneliti, dan pihak-pihak pemangku jabatan. Adapun bagi mahasiswa, publikasi ilmiah tidak menjadi suatu keharusan. Namun, ada beberapa kampus tertentu yang mewajibkan mahasiswanya untuk melakukan publikasi ilmiah sebagai salah satu persyaratan kelulusan.

Mahasiswa lebih difokuskan pada kegiatan belajar mengajar dalam kelas. Bagi para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan organisasi, mereka akan sibuk dengan kegiatan pembinaan masyarakat dan berbagai kegiatan organisasi lainnya.

Terkadang seorang mahasiswa sibuk dengan kegiatan organisasi dan belajar sehingga lupa akan tugas dan fungsi sebagai mahasiswa dalam masyarakat. Selain sebagai agen perubahan (agent of change) dan agen kontrol sosial (agent of social control), mahasiswa juga berperan sebagai iron stock.

Maksudnya adalah peran sebagai iron stock menempatkan mahasiswa untuk bertanggung jawab pada regenerasi kader-kader intelektual yang nantinya akan menjadi para pemimpin dan orang-orang penting bangsa. Oleh karenanya, mahasiswa harus memiliki tanggung jawab moral untuk menguasai dan mengimplementasikan bidang keilmuannya pada masyarakat.

Baca Juga: Susah Memahami Jurnal? Mahasiwa Baru, Ini Tips Agar Terbiasa Membaca Jurnal

Bahkan akan lebih baik jika mahasiswa mampu membagikan ilmu pengetahuannya melalui karya tulis. Bagi para mahasiswa, banyak manfaat yang dapat kamu petik dari kegiatan menulis dan publikasi karya ilmiah. Berikut beberapa diantaranya.

Publikasi Ilmiah Menambah Etika Penelitian Profesional

Sebagai mahasiswa, tentunya kamu dalam mengerjakan karya ilmiah kamu masih berada dalam bimbingan dosen/tim dosen. Kamu dapat berperan sebagai asisten peneliti, peneliti lapangan atau berbagai peran lainnya. Dengan ikut serta dalam penelitian dosen, kamu akan lebih tau tentang etika penelitian dan penulisan karya ilmiah. Dengan demikian, kamu akan semakin kompeten dan lugas ketika terjun ke dunia professional nanti.

Publikasi Ilmiah Meningkatkan Kemampuan Menjelaskan Masalah

Cara menulis jurnal sedikit berbeda dengan cara menulis tugas kuliah, bahkan berbeda dengan skripsi. Penulisan jurnal lebih singkat, padat dan jelas. Oleh karenanya, dengan ikut berpartisipasi dalam publikasi karya ilmiah mahasiswa akan belajar untuk menjelaskan penelitian yang telah dilakukan dengan sederhana, padat, dan jelas. Sehingga kemampuan menulis seorang mahasiswa akan semakin terasah.

Mengasah Kemampuan Berargumentasi

Sebagai mahasiswa, kamu harus mampu mengungkapkan argumentasimu berdasarkan data, fakta dan logis. Kamu pun harus menyajikannya secara ilmiah. Dalam menyusun publikasi ilmiah, kamu harus mampu berpikir kritis dan jujur dengan penelitianmu sendiri.

Baca Juga: Menjadi Asisten Dosen? Siapa Takut

Kamu harus jujur pada apa yang menjadi keterbatasan penelitianmu. Kamu pun harus mampu berpikir kritis dengan menemukan pembaharuan dalam penelitianmu. Hasil penelitian harus kamu ungkapkan apa adanya. Kemampuan berargumentasimu akan terasah ketika kamu menguraikan tentang hasil dan kesimpulan penelitianmu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *