Catat! 10 Jenis Aset Kripto yang Bisa Kamu Pertimbangkan untuk Investasi

  • Whatsapp
Aset Kripto
Photo by Executium on Unsplash

Aset kripto bukan lagi menjadi hal baru dan seiring dengan perkembangannya, terdapat berbagai jenis kripto aset yang bermunculan. Berikut jenis-jenis aset kripto yang bisa menjadi pertimbangan ketika akan berinvestasi di pasar bursa kripto termasuk pula bagi pemula.

1. Bitcoin

Sebagian orang jika mendengar kata aset kripto kemungkinan besar akan mengacu pada bitcoin. Hal ini sangat wajar karena bitcoin adalah jenis coin kripto tertua yang rilis pada tahun 2009 sekaligus yang paling popular dan bernilai tinggi, meskipun tingkat volatilitasnya termasuk tinggi.

Bacaan Lainnya

Pada awal penciptaannya oleh Satoshi Nakamoto, bitcoin bertujuan sebagai sistem pembayaran digital, tetapi beberapa ahli menyatakan bahwa bitcoin masih terlalu volatil untuk menjadi alat pembayaran. Walaupun beberapa platform telah mengakomodasi bitcoin sebagai alat pembayaran.

Dengan sisa jumlah bitcoin yang tersisa di jaringan blockchain semakin menipis maka nilai bitcoin akan terus berpotensi untuk menanjak naik. Nilai kapitalisasi market dari bitcoin yang menggunakan teknologi blockchain ini mencapai $1.3 Miliar Dolar Amerika Serikat.

2. Ethereum

Ethereum adalah jenis aset kripto yang berasal dari platform perangkat lunak yang terdesentralisasi sehingga memungkinkan kontrak cerdas dan aplikasi terdesentralisasi berjalan tanpa downtime, penipuan, kontrol, atau gangguan dari pihak ketiga.

Nilai kapitalisasi market Ethereum mencapai $574 juta Dolar Amerika Serikat. Hal tersebut membuat ethereum sebagai aset kripto dengan nilai kapitalisasi market terbesar kedua setelah bitcoin karena ethereum menawarkan fitur yang lebih beragam dibanding bitcoin sehingga banyak menarik minat para investor. Nilai market dari ethereum sendiri naik secara signifikan sejak penciptaannya pada tahun 2013.

3. Ripple

Aset kripto berjenis Ripple ini dikembangkan oleh Ripple Labs, Inc. Ripple Labs, Inc merancang Ripple sebagai alat transfer pembayaran secara global perusahaan jasa keuangan dapat menggunakannya. Selain itu, Ripple juga dapat berguna sebagai alat pembayaran pada jaringan Ripple. Sehingga Ripple memiliki fungsi sebagai instrumen investasi, menukar koin kripto dengan jenis aset kripto lain, atau sebagai alat pembayaran di dunia nyata.

Ripple dapat sangat berguna dalam kegiatan perdagangan internasional sebagai alat pembayaran. Investasi pada Ripple menjadi menjanjikan karena beberapa perusahaan global yang bergerak secara B2B mulai mengincar Ripple. Nilai market dari Ripple sendiri mencapai $62 juta Dolar Amerika Serikat.

4. Tether

Tether merupakan aset kripto yang dirancang sebagai sebuah stablecoin. Stablecoin sendiri merupakan jenis aset kripto yang menawarkan stabilitas, transparansi, dan biaya charge yang rendah pada user. Dari hal tersebut kita mendapatkan kesimpulan bahwa Tether bukanlah instrumen investasi spekulatif seperti beberapa jenis aset kripto lain.

Sehingga Tether akan sangat cocok bagi investor yang ingin menghindari volatilitas ekstrem dari market kripto dapat memilih Tether. Karena menawarkan stabilitas tersebut nilai tukar Tether setara dengan Dolar Amerika Serikat. Nilai kapitalisasi market dari Tether sendiri mencapai $74 juta Dolar Amerika Serikat.

5. Binance Coin

Binance Coin adalah token aset kripto yang berguna sebagai media atau alat tukar pada platform Binance. Coin ini sendiri bermula sebagai token utilitas pada 2017 yang dapat berguna oleh trader pada platform Binance untuk mendapat diskon pada biaya trading di Binance.

Seiring perkembangannya, binance coin dapat berguna sebagai alat pembayaran untuk memesan perjalanan, hiburan, online services, dan bahkan jasa keuangan. Nilai kapitalisasi market binance coin sebesar $109 juta Dolar Amerika Serikat. Hal tersebut menjadikan Binance coin sebagai aset kripto dengan nilai market terbesar ketiga yang pantas untuk dipertimbangkan sebagai instrumen investasi.

Baca Juga:

6. Dogecoin

Dogecoin adalah meme aset kripto pertama yang bermula hanya untuk sekadar hiburan yang rilis pada 2013. Meskipun demikian, mata uang tersebut menarik perhatian orang dan cukup banyak investasi pada tahun 2021 karena harga koin meroket.

Dogecoin telah diterima sebagai bentuk pembayaran oleh beberapa perusahaan besar termasuk Dallas Mavericks, Kronos, dan SpaceX. Sehingga hal tersebut dapat menjadi alasan bagi investor untuk berinvestasi pada aset ini. Nilai market dogecoin adalah sebesar $36 juta Dolar Amerika Serikat.

7. Stellar

Stellar (XLM) dirancang untuk memberikan solusi dengan menghubungkan perusahaan dengan bank untuk tujuan transaksi. Transaksi antara bank dan perusahaan biasanya memakan waktu beberapa hari, melibatkan perantara, dan menghabiskan banyak uang. Salah satu alasan untuk mempertimbangkan Stellar adalah karena fungsinya yang sangat praktikal di dunia nyata.

Melalui Stellar dapat selesai hampir secara instan tanpa perantara dan tanpa biaya apa pun bagi perusahaan yang melakukan transaksi. Meskipun peruntukan Stellar bagi perusahaan yang melakukan transaksi, Tetapi Stellar bersifat terbuka yang siapa saja dapat menggunakannya dan memungkinkan transaksi lintas batas.

8. Litecoin

Litecoin pertama kali rilis pada tahun 2011, adalah salah satu jenis aset kripto pertama yang mengikuti jejak bitcoin. Coin ini beroperasi berdasarkan pada jaringan pembayaran global open-source yang tidak ada intervensi oleh otoritas pusat mana pun.

Meskipun Litecoin seperti Bitcoin dalam banyak hal, Litecoin menawarkan waktu konfirmasi transaksi yang lebih cepat. Terhitung pada Desember 2021, Litecoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar $10 miliar Dolar Amerika Serikat.

9. Cardano

Peruntukan Cardano awalnya untuk menjadi aset kripto yang mirip dengan Ethereum yang dapat berguna untuk kepentingan pelacakan penipuan dan kontrak legal, dan hal lain. Pada tahun 2021 Cardano terhitung memiliki kapitalisasi pasar terbesar keenam dengan nilai sebesar $42 miliar Dolar Amerika Serikat. Dengan pengembangan yang masif maka Cardano patut dipertimbangkan.

10. Altcoin

Altcoin adalah jenis aset kripto di luar Bitcoin. Coin ini memiliki karakteristik yang sama dengan Bitcoin tetapi juga berbeda dalam hal lain. Perbedaan antara Altcoin dan Bitcoin yaitu altcoin menyediakan kemampuan yang baru atau tambahan daripada bitcoin, seperti kontrak pintar atau volatilitas harga rendah. Sehingga investasi melalui altcoin dapat menjadi hal yang menguntungkan.


Selain 10 coin di atas masih banyak lagi jenis-jenis lainnya yang bisa kamu pertimbangkan sebagai komoditas atau investasi. Namun, selalu ingat untuk melakukan riset dan pelajari fundamental masing-masing koin terlebih dahulu jika ingin menginvestasikan danamu pada aset kripto karena sifatnya yang sangat volatile. Selamat Berinvestasi


Artikel ini bersifat informatif dari data yang dikumpulkan dan bukan merupakan nasihat atau saran keuangan. Disarankan untuk melakukan riset dan analisis lebih lanjut secara pribadi sesuai dengan profil risiko investasi masing-masing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar