Persaingan Ketat di Serie A Dinilai Masih Menyulitkan Juventus

RUANGNEGERI.com – Matthijs De Ligt, bek berkebangsaan Belanda ini menilai jika saat ini Juventus masih menjadi salah satu tim kuat di Italia, bahkan masih menjadi favorit dalam perburuan Scudetto musim 2020/21.

Namun pemain dengan tinggi badan 189 cm tersebut juga mengakui bahwa persaingan di Serie A musim ini menjadi semakin sulit. Hal itu karena adanya tim-tim kuat lain juga memiliki kekuatan serupa dengan timnya.

Juventus kini menjadi salah satu tim yang difavoritkan bakal menjuarai Serie A musim 2020/21 sekaligus mengamankan gelar ke-10 mereka secara beruntun. Tetapi hingga saat ini mereka masih belum dapat menempati puncak klasemen sementara karena memiliki poin yang lebih rendah dari AC Milan dan Inter Milan.

Baca juga: Dikaitkan dengan Juventus, Agen Paul Pogba Bungkam

Tim asuhan Andrea Pirlo tersebut telah mengumpulkan total 45 poin dalam 22 pertandingan. Sementara itu, mereka kini berjarak empat poin dari AC Milan serta delapan poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen sementara Serie A 2020/21.

Matthijs De Ligt saat diwawancara oleh salah satu media Italia, Sky Sport Italia beberapa waktu lalu terkait dengan kemungkinan Juventus bisa kembali meraih Scudetto musim ini.

Bek berusia kelahiran tahun 1999 tersebut menyebutkan jika timnya masih merupakan salah satu tim kuat. Meski demikian, timnya tidak ingin meremehkan tim-tim lain dalam perburuan gelar Scudetto di akhir musim.

Baca juga: Penerus Zlatan Ibrahimovic di AC Milan, Incar Penyerang Torino?

“Ini merupakan musim dimana semua klub mengalami kesulitan. Bagi saya tim ini kuat, begitu juga dengan Inter, Atalanta, Lazio, Roma serta Milan,” ungkap Matthijs De Ligt sebagaimana melansir dari Football Italia (24/02/2021).

“Saat ini adalah musim yang hebat bagi para penggemar, sebab tim lain telah mengumpulkan banyak poin dibanding sebelumnya. Juventus selalu difavoritkan sebagai kandidat juara sejak awal, tetapi tahun ini persaingan untuk meraih hal tersebut menjadi semakin sulit,” terangnya.

Baca juga: Dua Gol Ronaldo Membawa Juventus Menang Tipis Atas Inter Milan

Juventus Memulai Awal Musim dengan Buruk

Tim asuhan Andrea Pirlo tersebut sebenarnya tidak mengawali awal musim 2020/21 ini dengan torehan yang baik, bahkan cukup banyak kehilangan poin.

Hal itu banyak diprediksi karena saat itu Juventus masih berada di masa transisi. Yakni Andrea Pirlo yang menjabat sebagai pelatih sejak musim ini menggantikan Maurizio Sarri yang dipecat oleh manajemen klub di akhir musim lalu.

Perlahan tapi pasti, performa Juventus semakin meningkat karena para pemain telah beradaptasi dengan strategi racikan Andrea Pirlo. Meski begitu, performa tim dengan julukan La Vecchia Signora atau Si Nyonya Tua tersebut masih belum stabil.

Baca juga: Zidane: Real Madrid akan Menjalani Musim yang Sulit

Kondisi tersebut sempat membuat mereka kehilangan beberapa poin. Khususnya pada saat harus berhadapan melawan tim-tim yang berada di papan bawah klasemen.

Di awal musim, Juventus hanya dapat meraih tiga kemenangan dalam tujuh pertandingan. Namun dalam tujuh pertandingan terakhir, Juventus telah meraih lima kali menang walaupun sempat takluk dari tim seperti Inter Milan dan Napoli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *