Ini dia Sebab Fluktuasi Crypto yang bikin Crypto Naik Turun!

  • Whatsapp
Penyebab fluktuasi crypto naik turun
Foto oleh RODNAE Productions dari Pexels

Alasan Harga Crypto Naik Turun

Menjawab mengenai harga crypto, harga crypto yang akan naik atau crypto yang berpotensi naik, harga crypto turun, harga crypto coin, hingga perkiraan mengenai pasar crypto hari ini membutuhkan pemahaman mengenai hal-hal berikut:

1. Permintaan dan Penawaran

Nilai segala sesuatu hal yang menentukan adalah penawaran dan permintaan. Jika jumlah permintaan melaju lebih cepat dibandingkan jumlah penawaran, maka harga akan naik. Begitu pula dengan harga crypto yang bergantung pada jumlah maksimum suatu jenis crypto.

Bacaan Lainnya

Misalnya, seperti Bitcoin yang memiliki jumlah maksimum tetap 21 juta, yang berarti hanya akan ada 21 juta bitcoin yang ada, itulah sebabnya harga bitcoin sering naik. Lain halnya, seperti Ethereum yang tidak memiliki batasan maksimum yang masih sering membuatnya crypto fluktuatif.

2. Biaya Produksi

Token crypto biasanya melalui proses produksi mining. Contohnya, pada bitcoin biaya produksi meliputi penjumlahan dari biaya tetap langsung untuk infrastruktur dan listrik yang dibutuhkan untuk mining bitcoin dan biaya tidak langsung yang terkait dengan tingkat kesulitan algoritmanya.

Para pengguna yang bermaksud untuk membeli bitcoin secara tidak langsung berinvestasi dalam peralatan dan listrik yang mahal untuk mining bitcoin tersebut. Jika biaya yang dibutuhkan untuk mining meningkat, maka nilai crypto tersebut juga akan naik.

Para miners tidak akan melakukan mining jika nilai crypto yang mereka lakukan mining tidak cukup tinggi untuk mengimbangi biaya produksi yang mereka keluarkan. Miners sendiri sangat penting untuk dalam blockchain, karena selama ada permintaan, maka harga crypto tersebut akan naik.

3. Ketersediaan Crypto di Bursa

Crypto yang cukup terkenal seperti Bitcoin dan Ethereum diperdagangkan di banyak bursa. Hampir semua pertukaran crypto akan mencantumkan token paling populer. Namun, terdapat aset crypto yang memiliki kemungkinan lebih kecil untuk tersedia di bursa tertentu. Hal ini membuat investor menjadi lebih terbatasi dalam memilih aset crypto tersebut.

Beberapa blockchain penyedia dompet crypto akan mengumpulkan nilai untuk menukar set mata uang crypto yang ada di beberapa bursa, tetapi untuk melakukannya mereka mengenakan biaya pada tim pengembang crypto sehingga meningkatkan biaya produksi. Sehingga memengaruhi fluktuasi crypto.

Jika suatu crypto terdaftar di lebih banyak bursa, hal itu dapat meningkatkan jumlah investor yang bersedia dan mampu membelinya, sehingga meningkatkan permintaan serta meningkatkan harga crypto tersebut.

4. Kompetisi

Pada saat ini terdapat ribuan pilihan jenis crypto dengan proyek dan token baru yang rilis setiap hari. Hal ini karena hambatan untuk masuk bursa crypto relatif rendah bagi pesaing baru.

Akan tetapi penting untuk menciptakan crypto yang layak dan mampu bersaing. Networking untuk menarik pembeli crypto tersebut menjadi penting dalam hal ini. Karena apabila terdapat pesaing crypto baru mendapatkan sebuah momentum, maka ia dapat mengambil nilai dari persaingan yang ada, sehingga menurunkan harga crypto lama ketika harga crypto baru bergerak lebih tinggi.

5. Tata Kelola Pemerintahan

Setiap investor menyukai pemerintahan suatu negara yang stabil. Meskipun jika ada kelemahan dalam meregulasi bagaimana cara suatu crypto beroperasi di negara tersebut. Aspek pemerintahan yang stabil adalah hal yang relatif sulit untuk diubah, tetapi dapat memberikan nilai pada bursa crypto dengan memberikan harga yang lebih stabil.

Misalnya, Cina yang melarang perdagangan bitcoin dan membatasi operasi infrastruktur mining bitcoin memengaruhi penawaran dan permintaan crypto. Selain itu, di Amerika Serikat, penyataan dari Securities and Exchange Commission (SEC) juga dapat mempengaruhi crypto salah satunya adalah Bitcoin yang sering terdampak nilainya.

6. Regulasi

Sebagian besar crypto tidak teratur dan dikenal atas ekosistemnya yang bebas dari batasan dan peraturan. Kurangnya regulasi pada crypto memiliki keuntungan dan kerugian.

Di satu sisi, tidak adanya regulasi berarti crypto dapat digunakan secara bebas lintas batas dan tidak tunduk pada kontrol yang berlaku oleh pemerintah seperti mata uang lainnya. Di sisi lain, berarti penggunaan dan perdagangan Bitcoin dapat mengundang konsekuensi kriminal di sektor keuangan.

Regulasi tetap dibutuhkan untuk memberikan cara lain yang lebih cepat dan sederhana untuk memperdagangkan crypto. Investor dapat meningkatkan nilai suatu crypto dengan adanya akes terhadap produk seperti EFT dan smart contract.

Selain itu, regulasi dapat memungkinkan investor untuk berinvestasi pada harga tertentu suatu crypto dengan kontrak atau opsi berjangka. Hal ini dapat berdampak pada pertemuan harga permintaan dan penawaran yang lebih baik serta mengurangi tingkat volatilitas pada harga crypto tertentu. Peraturan juga dapat berdampak negatif terhadap permintaan crypto. Jika badan otoritas atau pemerintah mengubah aturan untuk tidak mendukung investasi atau penggunaan crypto yang dapat membuat harga crypto fluktuatif.

7. Sentimen Publik

perkembangan berita atau sentimen publik terhadap crypto memiliki dampak langsung pada harga suatu aset crypto. Karena hal ini dapat mengubah persepsi investor terhadap crypto. Misalnya, forking blockchain Bitcoin menjadi Bitcoin Cash pada Agustus 2017 mengakibatkan harga crypto fluktuatif dan mendorong dipisahkannya kedua koin tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *