Motivation Letter untuk Beasiswa Luar Negeri

  • Whatsapp
Ilustrasi mahasiswa yang sedang menyusun cover letter
Ilustrasi mahasiswa yang sedang menyusun cover letter/Pixabay.com/StockSnap

RUANGNEGERI.com  Motivation letter adalah salah satu dokumen penting yang harus kamu miliki untuk melamar beasiswa luar negeri. Tidak hanya untuk beasiswa luar negeri, motivation letter pun penting ketika kamu mengajukan beasiswa dalam negeri. Banyaknya peminat beasiswa baik dalam maupun luar negeri membuat proses seleksi beasiswa semakin ketat. Para pelamar beasiswa tidak cukup harus berprestasi secara akademik. Prestasi non-akademik pun menjadi nilai tambah tersendiri.

Selain itu, penting bagi pihak penyelenggara beasiswa untuk mengetahui motivasi kamu dalam melamar beasiswa. Oleh karenanya kamu harus mampu menuliskan secara jelas mengenai motivasi, tujuan dan harapan kamu agar pihak penyelenggara beasiswa tertarik untuk merekrutmu. Semua itu kamu tuangkan dalam dokumen yang dikenal dengan motivation letter.

Pengertian Motivation Letter

Motivation letter memiliki nama lain sebagai letter of purpose atau statement of purpose. Motivation letter merupakan sebuah dokumen yang berisikan pernyataan, alasan dan motivasi kamu melamar beasiswa atau memilih suatu kampus tertentu.

Dengan kata lain, dokumen ini bertujuan untuk meyakinkan pihak yang kamu tuju (baik perguruan tinggi ataupun pemberi beasiswa) agar menerima dirimu. Dalam dokumen tersebut, kamu harus meyakinkan pihak yang kamu tuju dengan menceritakan secara singkat tentang dirimu dan berbagai prestasi yang telah kamu raih.

Baca Juga: Beasiswa LPDP, Ini Keuntungan Dan Cara Mendapatkannya

Pada dokumen ini kamu harus menjabarkan latar belakang pendidikan, cita-cita, motivasi, pengalaman dan kelebihan yang kamu miliki. Kamu pun dapat mencantumkan kualifikasi dan prestasi yang kamu raih dalam satu tahun terakhir.

Struktur Penulisan Motivation Letter

Sebagaimana dokumen formal pada umumnya, motivation letter pun memiliki struktur penulisan tertentu. Meskipun pada beberapa lembaga dan perguruan tinggi memiliki tata cara penulisan khusus, tapi pada umumnya sebuah motivation letter terdiri atas unsur berikut.

Bagian Pembuka

Para penyelenggara beasiswa ataupun kampus yang kamu tuju tentunya mendapat ribuan bahkan jutaan surat motivasi lain selain punyamu. Karena itulah, kamu harus membuat kalimaat pembuka yang menarik. Kalimat pembuka dalam suratmu haruslah mampu membuat pembaca tertarik untuk membaca hingga akhir.

Baca Juga: Program Kampus yang Menunjang Kamu di Dunia Kerja, Wajib Ikutan!

Paragraf pertama adalah bagian terpenting dalam suratmu. Kamu harus membuat kesan pertama yang berarti dalam suratmu, bagian pembuka ini biasanya memuat tentang perkenalan diri kamu dan sekilas tentang prestasi yang kamu miliki. Gunakan aturan 5W+1H dalam menjelaskan prestasi dan/atau pengalaman yang kamu miliki.

Bagian Badan Surat

Bagian badan surat motivation letter dapat terdiri dari 1 atau 2 paragraf. Jika kamu menulis dalam dua paragraph, maka kamu harus menonjolkan dua hal pada masing-masing paragraph tersebut. Jika kamu akan menuliskan dalam satu paragraph, maka hindari untuk menuliskan terlalu banyak informasi. Pilih informasi yang relevan untuk dituliskan.

Pada bagian ini, kamu sebaiknya memasukkan unsur “kebanggaan” atas negara atau kampus yang kamu tuju. Hal ini akan mampu membuat pihak yang kamu tuju mempertimbangkan lamaranmu. Karena seperti halnya manusia pada umumnya, pihak yang kamu tuju akan senang ketika mendengar hal-hal positif yang kamu ungkapkan tentang mereka.

Carilah informasi positif sebanyak mungkin. Kemudian tulislah dalam surat motivasimu. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan pihak yang kamu tuju untuk meyakinkan mereka memilihmu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *