Motivasi Interpersonal Plegmatis Bisa Sukses Lewat Keahlian Melobi

RUANGNEGERI.com – Seorang plegmatis ternyata lebih cenderung dikenal akan rasa takut berlebihan. Jadi, beberapa orang menganggap bahwa mereka cupu dan kurang tegas.

Tapi, sebelum membahas motivasi interpersonal plegmatis lebih dalam, akan lebih baik jika memahami dulu tentang interpersonal sendiri. Kemampuan ini merupakan sebuah kemampuan memahami kondisi dan kebutuhan orang lain.

Jadi, tidak heran jika mereka selalu menata diri sebelum melakukan tindakan guna menghindari pertengkaran atau selisih paham dengan orang lain.

Dengan rasa selalu ingin berdamai itulah mereka sering kali dianggap penakut dan tidak memiliki masa depan cerah karena minim ketegasan. Padahal, tidak sedikit orang yang sudah mendapatkan motivasi interpersonal plegmatis bisa sukses.

Baca juga: 5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

Rasa Cinta Sesama Interpersonal Plegmatis

Sering kali kita melihat beberapa orang justru dianggap cupu, culun atau penakut karena lebih suka menyelesaikan masalah dengan cara baik-baik. Tapi, bukan berarti mereka tidak bisa menjadi orang sukses ketika sudah mengetahui motivasi interpersonal plegmatis.

Sebab, orang dengan tipe ini tahu apa yang harus dilakukan dan dihindari. Selain itu, tahukah kamu jika seorang plegmatis justru lebih disukai banyak orang karena pembawaannya yang santai, tenang dan mudah bergaul tapi tetap teguh?

Karakter seperti ini bisa menjadi pendengar dan penyabar yang baik, sehingga cocok dijadikan tempat curhat untuk mendapat hiburan dan solusi terbaik. Orang ini juga memiliki sifat bijaksana dan baik hati terhadap orang lain.

Bagi orang yang menyukai teman dengan sifat ini, maka mereka akan menyebutnya dengan kata gaul. Jika kamu orang dengan karakter dasar plegmatis, yakinlah bahwa banyak orang sayang kepadamu dan selalu merindukanmu di setiap pertemuan.

Hanya orang dengan kepribadian seperti inilah yang memiliki selera humor tinggi tanpa menyinggung perasaan orang lain.

Secara psikologi, memang orang yang memiliki tingkat emosional terlalu tinggi kurang baik. Karena, untuk bisa mendapatkan cinta everlasting (langgeng) harus dengan sikap menyerupai plegmatis.

Roslina Verauli (2009) melaluli buku berjudul Love-Cold, menjelaskan bahwa seorang dengan tipe kepribadian plegmatis ini kehangatannya terus bertahan guna selalu menumbuhkan cinta melalui kesabaran dan ketenangan.

Dengan karakter tersebut, maka orang dengan bertipe plegmatis akan mampu melewati hidupnya dengan baik, meskipun menghadapi berbagai masalah. Rasa cinta akan selalu dibutuhkan dalam kehidupan berinteraksi antara satu orang dengan lainnya, baik dengan keluarga maupun orang lain.

Rasa yang indah ini akan mudah rusak jika dipenuhi oleh hal-hal kurang bagus seperti keributan, amarah dan pemicu perpecahan lainnya.

Baca juga: Pingin Kuliahmu Tak Sia-Sia? Lakukan Hal-Hal Ini!

Kekurangan dan Kelebihan Karakter Plegmatis

Terdapat 4 karakter yang harus semua orang ketahui, yaitu sanguinis, melankolis, koleris dan plegmatis. Dari keempatnya pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga tidak ada alasan bagi setiap orang untuk tidak meraih kesuksesannya.

Nah, sebagai motivasi interpersonal plegmatis, berikut beberapa kelebihan dari karakter dengan pembawaan yang tenang ini.

  • Memiliki banyak teman karena dapat dipercaya dan bisa menjadi pendengar yang baik.
  • Lebih suka berdamai dengan semua keadaan dibandingkan harus memicu konflik.
  • Tidak banyak menuntut dan bahkan cenderung menerima apa pun yang ada.
  • Tidak perlu berusaha membuat orang lain menyukai dirinya tapi sudah bisa mendapatkan banyak teman dekat.

Namun dari beberapa kelebihan di atas, plegmatis juga memiliki kekurangan ini:

  • Sebagian orang menganggap kurang asyik karena tidak begitu tertarik dengan yang namanya tantangan.
  • Cenderung menolak terjadinya perubahan.
  • Terlihat malas.
  • Terlihat tidak memiliki kemampuan dalam banyak hal.

Jika diperhatikan sebenarnya kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh satu karakter satu dengan lainnya saling melengkapi.

Lalu, bagaimana tips seorang plegmatis meraih kesuksesannya dengan pembawaan tenang tersebut?

  • Jangan menutup diri untuk mulai belajar dari siapa pun yang memiliki kepribadian koleris, di mana mereka berpendirian kuat. Cukup mudah mendekati orang seperti ini karena kamu mudah bergaul dan memiliki kelebihan mampu mengetahui siapa yang sedang dihadapi.
  • Jangan takut, malu maupun malas untuk menyampaikan pendapat. Hal ini supaya apa yang kamu pikirkan dan inginkan tidak terpendam begitu saja.
  • Melatih diri untuk teguh dalam mengambil keputusan dan jangan mudah berubah pikiran pada apa pun yang terjadi. Sebab, memutuskan dengan tenang tentu akan sangat mudah mengetahui sebab akibat ke depannya.
  • Belajarlah untuk lebih percaya diri. Sebenarnya orang dengan karakter plegmatis ini memiliki tingkat kreatif tinggi.

Baca juga: Insecure Setelah Lulus Kuliah? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Bagaimana Seorang Plegmatis Bisa Sukses?

Pentingnya mendapat motivasi interpersonal plegmatis adalah supaya kamu bisa menjawab keraguan dari kebanyakan orang tentang bisa tidaknya meraih sukses. Mengapa pertanyaan semacam itu bisa muncul?

Jawabannya adalah karena seseorang dengan kepribadian seperti plegmatis ini cenderung tenang seolah tidak ada beban dalam hidupnya. Padahal, mereka sama seperti kebanyakan orang menghadapi banyak masalah, beban dan tanggung jawab.

Hanya saja cara menyikapinya secara tenang dan mencari tahu bagaimana menyikapi dan menyelesaikan agar tidak terjadi masalah lain. Sebab, setiap keputusan gegabah justru dapat menimbulkan masalah lebih besar.

Perlu kamu ketahui bahwa seorang plegmatis selalu melakukan banyak hal secara seimbang. Mengapa? Sebab, dirinya tidak ingin menyimpang sehingga menimbulkan sebuah konflik dengan individu maupun kelompok lain.

Yusuf Pradityarahman (2010) dalam buku berjudul Road to Success, menyarankan jika kamu mengenal seorang koleris selalu bebas melakukan banyak aktivitas tanpa menahan, hal itu berbeda dengan plegmatis. Karena orang dengan tipe kepribadian ini lebih cenderung sering memikirkan banyak hal, terutama pada sebab-akibatnya dalam melakukan tindakan.

Untuk menuju sukses memang memerlukan pemikiran dan rasa optimis agar tidak salah dalam bertindak. Nah, mendapatkan kedua hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan tingkat emosi tinggi alias harus tenang.

Memang ada beberapa orang yang meraih kesuksesan dengan terlalu agresif. Akan tetapi terkadang dengan cara ini dirinya harus mengorbankan sesuatu, yang kemungkinan dapat merugikan pada masa mendatang.

Dari banyaknya macam karakter pasti memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Nah, untuk bisa tahu jalan terbaik seperti apa yang bisa mengantarkanmu menuju jalan sukses?

Freddy Rangkuti (2015) dalam buku berjudul Personal SWOT Analysis: Peluang di Balik Setiap Kesulitan, menjelaskan bahwa analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threat atau kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman) tidak hanya sekedar dalam menjalankan bisnis.

Namun, ia menyebutkan bahwa SWOT juga dapat dijadikan bahan evaluasi diri. Dengan begitu, maka kamu akan dapat merencanakan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Beberapa informasi di atas bisa memberikan gambaran terkait motivasi interpersonal plegmatis, sehingga kamu tidak selamanya dianggap penakut oleh orang lain.

Semua orang memiliki karakter berbeda-beda dengan cara menyikapi yang berbeda juga. Oleh karena itu, bijaklah dalam berperilaku menggunakan kelebihan untuk menutupi kekuranganmu.

Shara Nurrahmi

Guru dan Penulis, alumnus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *