5 Info Beasiswa Master dan Doktor Dalam Negeri yang Perlu Kamu Tahu

RUANGNEGERI.com – Program beasiswa tingkat S2 dan S3 di dalam negeri, kini semakin banyak pilihan yang ditawarkan bagi putra putri bangsa.

Dana yang diperoleh dari program beasiswa juga tidak sedikit, mulai dari biaya kuliah, riset penelitian, hingga uang saku pun dibiayai.

Namun sayangnya, informasi jenis-jenis program beasiswa ini tidak semua tersebar secara merata. Bagi sebagian orang, masih banyak yang belum tahu apa saja yang menyediakan beasiswa dalam negeri.

Selain beasiswa LPDP yang juga menawarkan beasiswa untuk kampus dalam negeri, inilah rangkuman dari 5 jenis program beasiswa dalam negeri yang sejauh ini membuka pendaftaran setiap tahunnya.

Beasiswa Dexa Award

Dexa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang farmasi ini. Secara rutin, perusahaan ini membuka program beasiswa S2 dalam negeri di bidang sains, terutama yang berkontribusi di bidang kesehatan.

Beasiswa ini terbuka bagi lulusan S1 dari semua jurusan yang ingin melanjutkan pendidikan S2 di berbagai universitas tanah air. Syaratnya harus berakreditasi A.

Persyaratannya adalah mengajukan proposal penelitian yang berhubungan dengan kesehatan manusia.

Selain dibiayai pendidikannya secara penuh, penerima beasiswa Dexa Award juga dapat berkesempatan berkarir di Dexa Group. Umumnya, beasiswa Dexa Award dibuka pada bulan Maret setiap tahunnya.

Pendaftarannya dilakukan secara daring melalui laman https://www.dexascholarship.com/. Setelah membuat akun, mengisi data secara lengkap, lalu mengajukan proposal riset dengan mengisi template proposal yang telah tersedia.

BACA JUGA: 4 Beasiswa Luar Negeri Paling Favorit, Yuk Ketahui Infonya

Beasiswa IsDB

Beasiswa dalam negeri selanjutnya adalah dari IsDB. Atau singkatan dari Islamic Development Bank. Program ini menawarkan beasiswa untuk jenjang S1, S2, S3 hingga beasiswa riset untuk post-doctoral. Pelamar beasiswa harus memilih universitas terbaik di Indonesia.

Menariknya, bila program studi yang ditawarkan tidak tersedia di dalam ngeri, pelamar beasiswa bisa mendaftar di negara-negara yang telah memiliki perjanjian dengan IsDB.

Beberapa negara tujuannya adalah Malaysia, Maroko, Tunisia dan Turki. IsDB juga membuka kesempatan untuk mendaftar di kampus terbaik di dunia.

Cakupan dana yang diperoleh berupa biaya akademik, tunjangan hidup bulanan sesuai dengan negara studinya, biaya berobat di rumah sakit.

Untuk yang kuliah di luar negeri, biaya tiket pulang pergi, tunjangan instalasi serta kelengkapan Pendidikan lainnya juga ditanggung oleh IsDB.

Pendaftarannya dibuka bulan Desember setiap tahunnya. Informasi dan pendaftaran melalui laman resminya, https://www.isdb.org/scholarships.

BACA JUGA: Alasan Mengapa Kamu Perlu Ikut Organisasi Kampus

Beasiswa JFL

Bagi kamu yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jawa Barat (Jabar), Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kesempatan untuk bergabung.

Beasiswa Jabar Future Leaders (JFL) ini dikhususkan kepada mahasiswa yang sedang maupun akan menjalani kuliah di salah satu perguruang tinggi di Jawa Barat. Baik untuk jenjang Pendidikan D3, D4, S1, S2 maupun S3.

Selain membuktikan KTP dan Kartu Keluarga berasal dari Jabar, pelamar beasiswa juga harus sudah diterima kuliah di perguruan tinggi di Jawa Barat.

Pendaftarannya dilakukan melalui laman resminya https://beasiswa-jfl.disdik.jabarprov.go.id. Semua dokumen yang diperlukan nantinya akan diunggah secara daring.

Pada tahun 2020, penerimaan pendaftaran beasiswa JFL dibuka pada bulan Juli higga Agustus.

BACA JUGA: Pingin Kuliahmu Tak Sia-Sia? Lakukan Hal-Hal Ini!

Beasiswa PMDSU

Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) diberikan langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Dikti.

Beasiswa ini ditujukan kepada lulusan S1 maksimal 3 tahun setelah lulus bagi yang ingin menjadi dosen. Nantinya, para penerima beasiswa PMDU akan menempuh pendidikan langsung hingga S3, dengan durasi empat tahun.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya yang dilakukan pemerintah dalam mempercepat laju pertambahan jumlah doktor.

Beberapa persyaratannya yaitu menyertakan surat rekomendasi dari dosen S1, menandatangani pernyataan bermaterai jika lalai tidak dapat menyelesaikan studinya.

Pelamar beasiswa berkomunikasi dan negosiasi dengan calon promotornya, sampai akhirnya calon promotornya bersedia menjadi pembimbingnya. Tentunya, pelamar beasiswa sudah menentukan penelitian yang sesuai dengan keahlian bidang yang dimiliki dengan promotornya.

Setelah itu, pelamar beasiswa dapat mendaftar ke kampus tujuannya, dan juga melengkapi formular serta dokumen yang diperlukan. Informasi lebih lanjut tersedia di laman https://www.pmdsu.com/.

BACA JUGA: 5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

Beasiswa Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan Indonesia menawarkan beasiswa S2 penuh bagi masyarakat umum, TNI/Polri, PNS yang ingin melanjutkan studi di bidang pertahanan di kampusnya.

Selain digratiskan biaya kuliah, penerima beasiswa Unhan juga disediakan tempat tinggal. Biaya makan 3 x sehari dan snack, pakaian dinas dan pakaian olahraga Unhan, uang saku, kuliah kerja dalam negeri (KKDN) dan kuliah kerja luar negeri (KKLN).

Fasilitas ruang kelasnya besar (free wifi) serta gratis untuk biaya penelitian tesis dan keperluan akademik lainnya.

Setiap tahunnya, beasiswa Unhan membuka dua gelombang penerimaan, antara di awal tahun dan akhir tahun. Pendaftaran dilakukan melalui laman https://pendaftaran.idu.ac.id/.

Selain dari lima beasiswa tersebut, tentu masih ada lagi beasiswa yang mungkin bisa kamu cari langsung melalui organisasi, senior maupun website kampus yang dituju. Persiapkan diri sebaik mungkin sebelum mendaftar.

Pastikan kamu layak untuk mendapatkan beasiswa yang kamu inginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *