Imperfect The Series (2021): Kisah Tentang Beauty Standard dan Insecurity

RUANGNEGERI.comFilm Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan (2019) menjadi salah satu film yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Film garapan Ernest Prakasa tersebut ditonton lebih dari 2,6 juta penonton.

Kesuksesan dari film tersebut melahirkan spin-off dari Imperfect, yaitu Imperfect The Series. Ini merupakan serial yang tayang di WeTV dan Iflix. Serial Imperfect The Series tayang sejak 27 Januari 2021 lalu. Film ini mengusung gagasan dan pesan tentang beauty standard dan insecurity.

Serial ini merupakan spin-off cerita dari anak-anak kosan yang telah dikenalkan pada film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan. Pemeran dalam film tersebut, yakni geng kosan yang terdiri dari Neti, Prita, Endah dan Maria, menjadi salah satu daya tarik.

Mereka juga memiliki problem tersendiri mengenai ketidakpercayaan diri karena standar kecantikan. Titik cerita berada pada mereka, geng kosan Bu Ratih. Cerita berawal dari satu tahun sebelum latar waktu versi filmnya.

Artinya, serial ini merupakan prequel spin-off dari versi filmnya. Bagi yang tidak mengerti istilah tersebut, prequel spin-off adalah film yang dibuat setelah film asli, namun menceritakan backstory dari karakter pembantu.

Baca juga: Gundala, Sosok Pejuang Kaum Buruh

Berawal dari Satu Kosan Bersama

Serial ini mengambil latar setahun sebelum film Imperfect. Ketika itu, Dika belum berjumpa dengan Rara, dan ia tengah mengerjakan project fotografi di luar kota. Benang merah konflik ada di kisah cinta Neti.

Sepanjang serial, film ini menyuguhkan berbagai cerita, seperti upaya Maria beradaptasi dengan Jakarta. Endah si tumpuan keluarga yang dilamar pejabat kampung, dan Prita yang selalu bersitegang dengan adiknya yang merupakan seorang selebgram KW.

Berawal dari Neti, Prita dan Endah yang nge-kos di rumah Bu Ratih, ibu Dika. Pada serial Imperfect The Series, Maria diceritakan masih belum ada di kosan tersebut. Kamar milik Maria awalnya merupakan kamar milik Jeje yang diperankan oleh Amel Carla.

Baca juga: Bagaimana Kpop Menjadi Hiburan Bernilai Jutaan Dollar?

Jeje kemudian keluar dari kosan karena masalah keuangan. Lalu, datanglah Maria. Ia merupakan anak timur yang sedang di Jakarta. Maria strugle dengan kehidupannya di Jakarta.

Geng kosan selalu memiliki suatu hal receh yang mengundang gelak tawa penonton. Setiap pribadi memiliki watak dan sifat yang berbeda dalam menghadapi dunia. Hal tersebut sesuai dengan profesi dan latar belakang masing-masing tokoh.

Prita yang seorang maniak game dan penjual pulsa. Maria yang merupakan warga pendatang yang berusaha beradaptasi dengan kehidupan di Jakarta. Neti yang berprofesi sebagai make-up-artist. Endah yang merupakan seorang mahasiswa kalem dan cengeng penggila K-Pop.

Baca juga: My Lecturer My Husband: Kisah Cinta Mahasiswa dengan Dosen Killer

Pemain Pendukung yang Tidak Kalah Lucu

Dalam film ini hadir pemain baru yang belum dikenalkan pada film Imperfect. Doni yang diperankan oleh Bintang Emon sedangkan Bima diperankan oleh Ari Irham. Doni dan Bima akan beradu peran dengan Neti.

Diceritakan bahwa Doni merupakan artis yang baru meniti karirnya. Ia adalah pacar Neti. Sementara Bima adalah perawat dan juga keponakan Bu Ratih, pemilik kosan.

Cerita dalam Imperfect The Series sangat ringan, tapi sarat akan makna dan pelajaran hidup. Konflik-konflik yang terjadi tidak sepanjang dan serumit versi film. Konflik yang disajikan di dalam Imperfect The Series memiliki penyelesaian yang dapat diurai dalam satu episode.

Tiap episode memiliki konflik tersendiri yang dijamin membuat penonton terhibur. Di sela konflik yang terjadi dibumbui oleh humor dan lelucon dari pemain pendukung lainnya. Tidak mudah bagi aktor untuk melucu karena hampir semuanya adalah komika.

Baca juga: Bagaimana Industri Hiburan Bisa Bertahan di Masa Depan?

Komika yang berperan di Imperfect The Series selain empat komika perempuan yang menjadi tokoh utama, ada lagi komika lain yang berperan dalam serial ini. Komika tersebut bermain sebagai pemeran pendukung.

Komika-komika tersebut, yaitu: Bintang Emon, Arie Kiting, Mamat Alkatiri dan Uus. Mereka sudah sangat sering tampil di panggung Stand Up Comedy. Humor yang ditampilkannya juga bukan humor kaleng-kaleng.

Selain aktor dari komika, pemain baru yang akan hadir di Imperfect The Series, antara lain Afgan Syahreza, Pamela Bowie, Morgan Oey, Reza Chandika, dan Roy Marteen. Nama-nama yang telah dikenal masyarakat di dunia perfilman ini akan semakin menambah keseruan Imperfect The Series.

Baca juga: The True Beauty: Standar Kecantikan dan Kecantikan Sesungguhnya

Digarap Oleh Sutradara Wanita

Serial Imperfect The Series ini disutradarai oleh Naya Anindita. Perempuan berusia tiga puluh dua tahun ini dikenal berkat kesuksesan film Eggnoid: Cinta dan Portal Waktu, yang merupakan adaptasi dari serial webtoon.

Ernest Prakasa sebagai Director menggaet Naya Anindita sebagai sutradara agar serial ini memiliki jiwa. Sutradara wanita di serial ini menguatkan relasi antara cerita, gerak-gerik serta penjiwaannya. Sehingga cerita dapat dieksekusi senatural mungkin.

Sutradara wanita dapat lebih mengerti bagaimana rasanya insecure terhadap beauty standard yang ditetapkan masyarakat. Perasaan tersebut dapat dituangkan dalam bentuk adegan per adegan di serial ini.

Film yang dikerjakan saat masa pandemi Covid-19 ini telah mencapai episode 8 pada Kamis, 11 Februari 2020. Buat kalian yang merasa relate dengan cerita mengenai insecurity dan beauty standard pasti akan sangat menyukai serial Imperfect The Series ini.

Delvi Alpha Faliha

Alumnus Sastra Indonesia Universitas Negeri Jember, seorang ekstrover yang canggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *