Demi Dongkrak Pemasukan, Barcelona Siap Luncurkan Cryptocurrency dan NFT Sendiri

  • Whatsapp
Barcelona
Sumber: coindesk.com

Barcelona kemungkinan besar bakal menciptakan sendiri Cryptocurrency dan NFT sendiri demi mendongkrak pemasukan klub. Karena klub yang kini dikepalai oleh Joan Laporta itu memiliki hutang sekitar 1 miliar euro atau setara dengan 16 triliun rupiah.

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas Cryptocurrency dan juga NFT (Non-Fungible Token) naik secara pesat. Banyak publik figur yang membuat sendiri Cryptocurrency dan NFT untuk dijual ke para penggemarnya.

Bacaan Lainnya

Tak terkecuali bagi tim sepakbola, Barcelona menjadi salah satu klub sepakbola yang juga ingin menciptakan Cryptocurrency dan NFT sendiri. Menurut laporan dari Goal, Blaugrana bahkan sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk proses menciptakan dua produk tersebut.

Presiden Barcelona, Joan Laporta menjelaskan bahwa niatan klubnya untuk membuat dua produk tersebut bertujuan agar bisa mendapatkan pemasukan tambahan. Mengingat, saat ini Barcelona memiliki hutang sekitar 1 miliar euro setelah dipegang oleh presiden sebelumnya yakni Josep Maria Bartomeu.

“Klub sedang mengembangkan metaversenya sendiri. Itu sebabnya sejauh ini kami menolak dikaitkan dengan perusahaan Cryptocurrency manapun,” ujar Laporta dikutip dari laman Goal.

“Kami harus melakukannya sendiri dan mengembangkan metaverse tersebut. Kami berbeda, karena kami harus mempertahankan finansial klub dengan cara mendapat hasil dari industri olahraga,”

“Klub tidak memiliki perusahaan besar, atau seorang pemilik yang berada di belakang kami. Hal tersebut memaksa kami untuk imajinatif, inovatif, berani dan selangkah lebih maju dari yang lain di banyak bidang dan berhubungan dengan industri olahraga,”.

Ingin Bangkitkan Kejayaan Klub

Joan Laporta memiliki cita-cita untuk membangkitkan kembali Barcelona di masa depan. Setelah dalam beberapa tahun terakhir kesulitan, dilihat dari prestasi khususnya di kompetisi Eropa dan kondisi keuangan.

Pria berumur 59 tahun itu berencana untuk mengembalikan kondisi keuangan klub menjadi lebih baik. Sebelum akhirnya bisa mendatangkan pemain-pemain bagus lalu mengangkat prestasi klub di masa yang akan datang.

“Ini merupakan masalah ‘bertahan hidup’. Kami ingin mengembangkan kesempatan baru untuk bertumbuh,”

“Tujuan akhir kami tentu memenangkan gelar sekaligus membuat seluruh penggemar bahagia. Tetapi kami juga menginginkan keuntungan yang bisa dihasilkan dari industri olahraga.” tutup Laporta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *