Poin Penting dalam Membuat CV Lamaran Kerja yang Menarik

RUANGNEGERI.com – Rendahnya kualitas Curriculum Vitae (CV) menjadi salah satu faktor penyebab penolakan lamaran kerja. Sering kali disebabkan bukan karena rendahnya pendidikan atau tidak punya keahlian. Namun karena tidak tahu cara membuatnya secara menarik.

Padahal, CV merupakan langkah awal dalam melamar sebuah pekerjaan. Perusahaan dapat menilai kemampuan dan jati diri dari setiap pelamar kerja. Selain itu juga berfungsi sebagai Self Branding dari orang yang membuatnya.

Andrea Molloy (2005) dalam bukunya berjudul Work Happy, mengartikan CV sebagai ringkasan riwayat diri, profesional dan pendidikan anda. Kata ringkasan perlu ditekankan, untuk mengingat bahwa tidak semua data diri perlu dicantumkan di sini.

Lalu, apa saja yang perlu dicantumkan dalam membuat CV lamaran kerja yang menarik? Berikut beberapa poin penting yang harus diperhatikan dan yang perlu dihindari.

Baca juga:

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Membuat CV

Pertama kali yang harus diperhatikan dalam pembuatan CV ialah mencantumkan data pribadi secukupnya. Seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat tinggal yang sedang ditempati, riwayat pendidikan terakhir, keahlian serta email dengan nama resmi.

Email lebih disarankan nama lengkap, bukan nama panggilan. Selain itu, email juga usahakan terpisah dari media sosial. Jangan lupa cantumkan nomor telepon yang mudah dihubungi.

Kedua, cantumkan pengalaman dan tahun kerja yang pernah dilakukan sebelumnya. Serta deskripsikan secara ringkas terkait jobdesk yang pernah dilakukan.

Poin ini menjadi tolak ukur perusahaan dalam memilih pelamar kerja. Jika pengalaman yang dimiliki sebelumnya relevan dengan posisi yang dibutuhkan, pelamar kerja memiliki peluang besar dalam menepati posisi yang ada.

Bagi fresh graduate, tidak perlu khawatir bila kamu belum memiliki pengalaman kerja. Karena kamu masih bisa menulis pengalaman ketika magang. Bisa mencantumkan pengalaman mengikuti event besar, kejuaraan dari berbagai lomba, maupun juga kegiatan aktif lainnya yang pernah kamu lakukan semasa di bangku perkuliahan.

Pengalaman dan keikutsertaan dalam organisasi di kampus maupun penelitian akan sangat mendukung kemampuan sosial seseorang. Hal itu sangat penting sebagai daya saing kamu dengan kandidat pelamar lain.

Ketiga, menuliskan keahlian atau keterampilan yang dimiliki. Pada poin ini, kamu perlu lebih spesifik dalam menyebutkan keahlian yang kamu punya, bukan menjelaskan secara umum. Baiknya, keterampilan yang dicantumkan saling berkaitan dengan posisi pekerjaan yang sedang dibutuhkan.

Jujurlah dalam mencantumkan keahlian yang kamu miliki. Sebab, tidak jarang perusahaan akan melakukan tes langsung kepada pelamar kerja.

Keempat, cantumkan beberapa prestasi terbaik yang pernah dicapai sebelumnya. Tidak perlu semua prestasi dicantumkan, cukup tuliskan 3-4 prestasi tingkat teratas yang pernah diraih.

Baca juga:

Hal yang Perlu Dihindari dalam Membuat CV

CV yang biasa juga disebut dengan resume memang tempat kamu menggambarkan atau mem-branding diri sebaik mungkin. Namun yang perlu diingat, membuat branding diri sendiri bukan berarti melebih-lebihkan dan melampaui batas kemampuanmu.

Tempatkan posisi dirimu sesuai dengan kualitas yang dimiliki. Beberapa hal yang tidak perlu kamu lakukan dalam membuat CV yang menarik.

Pertama yang perlu dihindari adalah mencantumkan data yang tidak valid atau berbohong dengan data yang dimiliki. Jika sudah ketahuan, maka kamu tidak akan lagi mendapatkan kepercayaan dari perusahaan.

Kedua, jangan menggunakan foto selfie atau non-formal lainnya. Usahakan foto rapih dengan menggunakan jas. Untuk background, tidak harus merah atau biru. Warna polos atau warna dengan background putih lebih disarankan.

Ketiga, jangan sampai ada salah penulisan atau typo. Terlihat sepele, tetapi ini menjadi salah satu bentuk penilaian dari keseriusan seseorang.

Apa lagi, umumnya CV tidak pernah lebih dari 2 halaman. Jadi seharusnya kamu cukup mudah untuk mengoreksi penulisannya. Pastikan kamu cek berkali-kali untuk menghindari salah pengetikan.

Bila perlu, kamu minta koreksi dari orang lain atau senior. Tanyakan hal-hal yang mungkin perlu diperbaiki.

Keempat, tidak perlu mencantumkan prestasi maupun organisasi semasa di bangku sekolah menengah atas. Kecuali jika kamu memang lulusan terakhir di tingkat itu.

Bagi lulusan sarjana maupun master, cukup cantumkan kegiatan semasa di perkuliahan atau pasca kuliah. Intinya, cantumkan pengalaman terbaru yang kamu miliki.

Kelima, jangan lebih dari 2 halaman. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, CV merupakan ringkasan data pribadi, sehingga tidak perlu semuanya dicantumkan. Tuliskan hal terbaik yang pernah kamu kerjakan.

Itulah beberapa poin yang harus kamu perhatikan sekaligus dihindari dalam membuat CV lamaran kerja yang menarik. Berbagai contoh CV bisa kamu cari di internet. Kamu bisa langsung mengaplikasikannya sekarang, semoga beruntung!

Firdhausy Amelia

Alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

Satu tanggapan untuk “Poin Penting dalam Membuat CV Lamaran Kerja yang Menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *