Alasan Mengapa Kamu Perlu Ikut Organisasi Kampus

RUANGNEGERI.com – Dunia kampus memang dirasa luas bagi mereka yang mau memanfaatkannya. Sebaliknya, kampus justru terasa sempit bagi mereka yang enggan atau tidak peduli dengan kehidupan kampus.

Ada banyak hal yang perlu dicoba saat memasuki dunia perkuliahan, terlebih pada saat semester 1 atau 2. Kita patut untuk mencoba hal-hal baru dengan begitu kita bisa tau trial and error.

Mengapa? Karena untuk menjadi bahan evaluasi diri untuk mengenali diri sendiri dan mencari solusi untuk hal-hal yang dirasa kurang atau bahkan salah agar tidak terulang lagi.

Dengan mengenali diri sendiri tentunya kita bisa tau perihal bakat yang kita miliki dan minat yang kita sukai. Bakat adalah kemampuan seseorang yang ada sejak lahir tetapi tetap perlu dikembangkan untuk hasil yang maksimal, sedangkan minat adalah seberapa besar seseorang untuk tertarik atau suka terhadap suatu hal. Minat juga menjadi faktor utama dalam pengembangan bakat.

Bakat dan minat adalah dua hal yang perlu diketahui karena berkenaan dengan apa yang harus kita maksimalkan dalam mengembangkan bakat dan mengetahui minat diri sendiri.  Untuk mengetahuinya dapat mencobanya meskipun gagal.

Selain itu dapat juga bertanya pada teman dekat yang mengetahui kebiasaan-kebiasaan kita sehari-hari. Setelah mengetahui bakat dan minat, tentu saja kita harus segera eksekusi agar keduanya tak hanya muncul untuk sekedar tau. Bakat dan minat harus tersalurkan dengan tepat untuk mengembangkannya.

Kampus tentu mempunyai wadah atau fasilitas yang tersedia untuk kebutuhan para mahasiswanya. Sala satunya adalah dengan menyediakan berbagai macam pilihan kegiatan atau organisasi kemahasiswaaan.

Secara umum, kegiatan kemahasiswaan memiliki unsur yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan manajerial, mulai dari Himpunan Mahasiswa Program Studi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat Fakultas atau Universitas serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang lebih fokus untuk mengembangkan bakat dan minat seperti dalam bidang olah raga, seni, sosial, kerohanian dan sebagainya.

Organisasi mempunyai arti kesatuan (susunan dan sebagainya) yang terdiri atas bagian-bagian dalam suatu perkumpulan untuk mencapai tujuan tertentu.

Biasanya, organisasi punya periode kepengurusan yang relatif lebih lama daripada kepanitiaan (rata-rata 6 bulan sampai 1 tahun). Kemudian, anggotanya juga diwariskan dari angkatan lama ke angkatan baru (ada proses kaderisasi).

BACA JUGA: Pingin Kuliahmu Tak Sia-Sia? Lakukan Hal-Hal Ini!

Tentukan Tujuan Saat Mengikuti Organisasi

Dari sekian banyak pilihan organisasi di kampus, tentu banyak dari mahasiswa baru yang kebingungan dalam menentukan pilihan. Dalam organisasi tentu ada saja mereka yang hanya sekedar ikut karena ajakan teman atau karena sebuah rating organisasi tanpa melihat tujuan atau kebutuhan.

Sekedar ikut dalam organisasi bisa terpecah menjadi dua pilihan. Iseng ikut tapi memang sesuai bakat dan minatnya, atau bahkan dengan alasan keduanya. Jika hanya iseng ikut tapi tidak sesuai dengan bakat dan minatnya, maka dalam menjalaninya bisa dikatakan akan penuh dengan keterpaksaan atau karena bertahan demi teman.

Dalam mengikuti sebuah organisasi, perlu adanya alasan kuat kenapa ikut organisasi tersebut. Cara efektif yang bisa kamu lakukan ialah dengan mencari tahu tentang organisasi tersebut. Jika bergabung, nantinya kita akan melakukan apa saja. Program kerja serta pelajaran yang bakal didapatkan dari organisasi itu seperti apa.

Intinya, carilah informasi kepada anggota organisasi tersebut terkait kegiatan-kegiatan apa saja yang sudah dilakukan.

Kalau ikutan nanti, kita akan mendapatkan apa saja. Dengan adanya informasi, maka kita sudah tau gambaran nantinya. Organisasi tersebut seperti apa dan bagaimana, atau dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Jika dirasa cukup mengetahui tentang organisasi yang akan diikuti, berarti sudah mempunyai bahan pertimbangan untuk mengikuti atau tidak mengikuti organisasi tersebut. Sebelum menentukan perihal ikut atau tidak jadi ikut.

Langkah yang perlu diperhatikan adalah mencocokkan dengan tujuan kita, kenapa perlu mengikuti organisasi dan apa yang dicari dalam organisasi tersebut.

Tujuan mengikuti organisasi menjadi poin penting sebagai dasar dan alasan dalam memilih organisasi, jadi tidak asal-asalan ikut organisasi.

BACA JUGA: Insecure Setelah Lulus Kuliah? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Setelah cukup informasi mengenai organisasi dan dirasa cocok dengan tujuan kita, maka masuk ke organisasi tersebut merupakan keputusan yang tepat. Lalu bagaimana caranya menentukan tujuan kita?

Kembali dengan mengetahui bakat dan minat yang kita miliki. Dalam mengikuti organisasi juga ada beberapa mahasiswa yang belum tau tujuan ikut organisasi, tapi dia bisa settle and survive (bertahan) di organisasi tersebut.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Selain tujuan tentu ada juga yang mengambil keputusan berdasarkan visi dan misi dari organisasi tersebut. Dalam kondisi seperti ini, tentu mahasiswa tersebut memang belum mempunyai tujuan untuk ikut organisasi. Atau setidaknya mengikuti organisasi untuk mengisi waktu yang luang.

Tidak ada salahnya mengikuti organisasi dengan alasan untuk mengisi waktu luang. Mungkin hal ini terdengar klise tapi ini cukup berarti.

Sebab, masih banyak mahasiswa lain yang mengisi waktu luangnya hanya sekedar nongkrong-nongkrong tidak jelas, seperti nge-game yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam lamanya.

Jangan lupa juga untuk tetap menjalankan kewajiban yaitu kuliah. Ingat, organisasi sebuah wadah untuk memaksimalkan potensi kita. Kewajiban utama sebagai mahasiswa tetap menyelesaikan studi dengan baik.

Jadi, tetap pada porsi secukupnya dalam berorganisasi. Prioritaskan kuliah dengan tetap bertanggung jawab terhadap organisasi yang dipilih.

BACA JUGA: 5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

Membangun Networking

Mengikuti organisasi juga berguna untuk mengembangkan bakat dan minat atau sekedar untuk mengisi waktu luang. Mengikuti organisasi tentu punya banyak manfaat yang akan didapat.

Mulai dari merasakan sibuk yang bermanfaat, dikenal dosen, lebih percaya diri, mempunyai pengalaman baru sampai mendapat teman atau relasi baru.

Ikut organisasi dapat juga dimanfaatkan sebagai jalan pembuka networking. Dalam artian bisa jadi pembuka jalan untuk kebutuhan pekerjaan nantinya setelah lulus kuliah.

Skill networking juga dapat diasah di organisasi. Misalnya dalam hal booking tempat untuk kegiatan atau negosiasi dengan orang-orang penting.

Hal-hal semacam itu jelas menjadi investasi berharga dalam mengasah skill networking.  Kesempatan-kesempatan inilah yang bisa didapatkan atau dimanfaatkan dalam mengikuti sebuah organisasi.

Ikut organisasi tentu mempunyai banyak manfaat yang akan didapatkan. Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka memaksimalkan serta mengembangkan bakat dan minat, mengikuti organisasi secara langsung akan mendapatkan pengetahuan sosial lebih dibanding dengan mereka yang tidak ikut organisasi atau yang sekedar kuliah dan pulang tanpa ada kegiatan lain di kampus.

Jika kita dapat maksimal dalam aktivitas kita dalam organisasi kampus, tentu akan mendapatkan soft skill dan hard skill. Kemampuan yang akan kita dapatkan seperti berbicara di depan publik, problem solver (mampu memecahkan masalah), melatih jiwa kepemimpinan, memperluas networking.

Selain itu juga bisa diasah untuk meningkatkan kemampuan menulis, berdiskusi dan masih banyak lagi yang akan didapatkan jika kita mau belajar dan belajar selama ikut organisasi.

Masa kuliah adalah masa dimana kita secara bebas untuk menggali potensi, bakat dan minat.

Dunia kampus adalah kesempatan untuk terus mengasah potensi diri. Manfaatkan fasilitas dan lingkungan sosial di kampus sebagai wadah untuk menambah kemampuan.

Hal-hal itulah yang nantinya lebih banyak bermanfaat ketika sudah lulus kuliah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *