Ajak Si Kecil Mempelajari Konsep Diri dengan Teori Self Smart Garner!

RUANGNEGERI.com – Self Smart berarti kecerdasan intrapersonal. Ciri dari kecerdasan intrapersonal yakni sang anak lebih menyukai bermain sendiri daripada beramai-ramai. Biasanya, tipe kecerdasan seperti ini sang anak lebih mandiri dan percaya diri (Rosen, 2017).

Cara tersebut termasuk dalam kecerdasan jamak, di mana kecerdasan ini dapat dipicu perkembangannya melalui stimulus dan lingkungan.

Potensi yang dimiliki anak bisa berkembang dari adanya stimulus lingkungan yang menyentuh. Salah satu jenis kecerdasan yang dimiliki anak adalah kecerdasan intrapersonal.

Memang keluarga memiliki peran dalam mengembangkan kecerdasan intrapersonal anak, namun pendidikan formal juga turut berperan.

Tentunya sekolah dan pihak keluarga menginginkan setiap anak berkembang kecerdasannya. Perlu digarisbawahi dalam hal ini bahwa kecerdasaan seorang anak tidak melulu hanya diukur dalam aspek akademik.

Mengukur kecerdasan dapat dilihat dari segala aspek perkembangan. Kecerdasan yang dimiliki setiap anak berperan untuk memecahkan masalah, bersaing, berkompetisi dan menciptakan ide kreatif.

BACA JUGA: Anak Cerdas Berbakat: Bagaimana Solusi Pendidikan dari Keluarga?

Self Smart atau Kecerdasan Intrapersonal Gardner

Kecerdasan intrapersonal menurut Gardner berkaitan dengan pemahaman seorang anak mengenai kondisi perasaannya sendiri (Armstrong, 2009). Seorang anak dengan kecerdasan ini akan lebih mudah memahami perasaan yang sedang dialaminya.

Akan tetapi, kecerdasan ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan kemampuan memahami perasaan saja. Terdapat pengaruh positif dari adanya kecerdasan intrapersonal.

Yakni, seorang anak lebih bisa paham, mengetahui letak kekurangan dan kelebihan serta bisa berintropeksi diri sebagaimana dirinya.

Kecerdasan intrapersonal ini sangat penting untuk dimiliki setiap anak untuk berkehidupan sehari-hari. Kemampuan internalnya pun bisa terbaca oleh dirinya sendiri, meliputi kegiatan refleksi diri dan berpikir metakognisi.

Seorang anak yang memahami dirinya, akan berperilaku sesuai dengan dirinya.

Kecerdasan intrapersonal bagi anak usia 5 tahun berkaitan dengan pengendalian emosi. Terdapat 5 poin penting mengenai perkembangan kecerdasan intrapersonal pada anak usia 5 tahun.

Pertama, anak sudah memahami perbedaan serta persamaan dirinya dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Pada masa ini hubungan anak dengan sesama jenis lebih erat karena persamaannya.

Kedua, perkembangan kecerdasan intrapersonal semakin kuat yang ditandai dengan perasaan empati terhadap orang lain dan berusaha bersikap menyenangkan.

Ketiga, rasa tanggung jawab mulai terpupuk dan mulai mempunyai rasa kompetensi. Selain itu, dalam self smart, seorang anak telah memahami kemampuan dirinya dengan tepat.

Keempat, pengendalian diri akan semakin menguat yang ditandai dengan sikap sopan santun. Anak pun sudah mulai bisa mengarahkan dirinya sendiri, bahkan sudah memahami sekiranya yang baik, buruk, dan membahayakan bagi dirinya.

Kelima, anak sudah paham bahwa dunia tidak seindah dan menyenangkan seperti film fantasi. Realitanya terkadang ada beberapa hal yang membuat dirinya takut, seperti halnya sesuatu yang membahayakan dirinya.

Kelima poin tersebut yang telah dijelaskan sebagai tanda kecerdasan intrapersonal seorang anak yang semakin menguat.

Tentunya, semua poin ini juga sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama kelak dewasa nanti.

BACA JUGA: Ajarkan Tanggung Jawab Anak dengan Kegiatan Sederhana Ini

Menumbuhkembangkan Self Smart bagi Anak

Kecerdasan anak terdiri dari berbagai macam, diantaranya self smart. Sebagai orang tua wajib memfasilitasi perkembangan kecerdasan anaknya secara optimal termasuk dalam hal peningkatan kecerdasan intrapersonal.

Berbagai cara yang bisa dilakukan sebagai berikut.

1. Sediakan Tempat yang Nyaman untuk Bermain

Anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal menyukai bermain sendiri. Ruangan yang nyaman perlu diprioritaskan karena berpengaruh terhadap tumbuh kembang sang anak. Desain ruangan disesuaikan dengan kemauan dan keinginannya.

Setiap anak memiliki selera dan standar kenyamanan masing-masing. Ciptakan desain ruangan terbaik untuk anak. Sediakan berbagai mainan kesenangannya yang tentunya dapat mempengaruhi perkembangannya.

Seperti halnya boneka dan mainan peragaan. Di sinilah kecerdasan intrapersonal akan semakin berkembang dengan suasana yang tepat.

2. Seringlah Berbicara dengan Anak tentang Perasaannya

Seorang anak dengan kecerdasan intrapersonal mampu memahami perasaan dirinya. Bahkan, mudah untuk mengungkapkan perasaanya.

Mengetahui hal tersebut, orang tua harus sering-sering mengajak sang anak berbicara selayak temannya. Hal yang dibahas bisa menanyakan pendapat tentang berbagai hal.

Selain bertujuan agar kecerdasannya berkembang, hal ini menciptakan rasa nyaman dalam sehari-harinya.

3. Melakukan Aktivitas Reflektif

Dapat pula mengajak anak untuk melakukan aktivitas reflektif seperti yoga. Seorang anak juga bisa merasakan stress akibat beban pelajaran sekolah misalnya.

Hal ini tidak boleh diremehkan, sebagai orang tua harus mengajak anak untuk merefleksi diri seperti halnya olah raga yoga.

Olah raga ini mempunyai banyak manfaat bagi mental anak-anak. Pertama, berguna memperbaiki suasana hati karena pada dasarnya olahraga ini cukup menyenangkan bagi anak.

Kedua, dapat meningkatkan rasa percaya diri dan berekspresi, sehingga bakat anak bisa terdorong secara optimal. Ketiga, imajinasi semakin terasah beserta empati yang semakin kuat terhadap orang lain.

Daya imajinasi ini dipicu karena olahraga yoga yang banyak menggunakan nama hewan, tumbuhan dan alam sekitar. Memperagakan gerakan ini sekaligus menjadikan anak membayangkan bentuk dari nama benda yang telah disebutkan.

Hal inilah yang menjadikan daya imajinasi yang semakin berkembang. Selain itu, manfaat dari olahraga ini bisa meningkatkan pengendalian diri pada anak.

Pasalnya, anak akan terpicu konsentrasi, serius dan sabar dalam menahan pose olah raga yoga. Karakter disiplin pun bisa terbentuk untuk mengoptimalkan kecerdasan tersebut.

BACA JUGA: Seberapa Penting IQ, EQ dan SQ di Usia Dini?

Manfaat Mengajak Anak Mempelajari Konsep Self Smart

Kemampuan memahami diri sendiri sangatlah penting agar bisa berkarya secara optimal. Manfaat membangun kecerdasan intrapersonal atau dengan nama lain self smart ini.

Di antaranya adalah mampu mengendalikan diri, emosi, tanggung jawab dan harga diri.

Apabila sampai terjadi kegagalan pun, sang anak tidak gampang frustasi karena memiliki kemampuan introspeksi diri menuju lebih baik.

Dengan kecerdasan intrapersonal, seorang anak secara perlahan akan memahami bakatnya, bahkan telah memikirkan tujuan kedepannya.

Pribadi dengan self smart memiliki pandangan begitu realistis mengenai kelebihan dan kekurangan diri, sehingga mengetahui potensi yang bisa dikembangkannya (Koch, 2007).

Hal ini sangat memungkinkan anak memiliki hobi dan minat yang bisa berkembang. Pemikirannya pun lebih mandiri karena paham apa yang tidak boleh dilakukan dan hal yang harus dilakukan.

Keinginan untuk berusaha atau daya juang anak pun akan tinggi.

Berbagai manfaat yang diungkap dari kecerdasan intrapersonal ini sangat penting bagi kehidupan dan kesuksesan kelak di masa mendatang.

Bahkan, anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal yang kuat akan sering memikirkan masalah yang akan dituntaskannya.

Kesuksesan seorang anak tidak diperoleh secara instan. Akan tetapi, pencapaian kesuksesan berasal dari proses yang dilalui pada masa perkembangan tahap demi tahap.

Membentuk pribadi anak yang tangguh, salah satunya dengan mengembangkan kecerdasan intrapersonal. Hal ini dimaksudkan karena self smart menjadikan anak bisa mengontrol dirinya seperti dalam segi emosi dan kedisiplinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *