5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

RUANGNEGERI.com – Masing-masing dari mahasiswa tentu mempunyai tujuan tersendiri untuk memilih melanjutkan kuliah. Umumnya, tentu mereka bermaksud untuk upgrade diri untuk bekal di masa depan nanti. Dalam prosesnya, tentu berjalan berbeda-beda, ada yang fokus dan ada juga yang tidak fokus.

Banyak hal yang menjadi pengaruh antara fokus dan tidak. Tujuan untuk kuliah hendaknya dipahami betul agar mahasiswa dapat menjalani proses perkuliahan dengan fokus dan tidak sekedar lulus lalu mendapat ijazah.

Memang menjadi hal wajar jika kita mengejar tujuan dengan dasar ijazah. Akan tetapi akan sangat rugi jika kuliah hanya untuk mendapatkan ijazah saja.

Mengapa? Karena dunia perkuliahan tidak sesempit itu. Banyak hal yang harus diselami untuk meningkatkan potensi, bakat minat dan menambah skill (keterampilan) yang belum dimiliki.

Ikuti Kegiatan yang Mendukung Networking

Potensi, bakat minat dan skill adalah bekal yang harus dimiliki mahasiswa sebelum lulus perkuliahan. Hal itu sangatlah penting untuk membantu memenuhi kebutuhan karier. Untuk menunjang hal tersebut tentu kita harus memaksimalkan dengan usaha melalui kegiatan-kegiatan kampus.

Sesuaikan kegiatan kampus dengan kebutuhan. Dengan mengetahui apa saja yang perlu kita perlukan, kita dapat memilih lingkungan dan teman baru yang cocok dalam kegiatan kampus.

Dalam mengikuti kegiatan kampus hendaknya jangan asal ikut, tetapi cari tau tujuan dan aktivitas organisasi kampus untuk mencapai target yang dibutuhkan.

Kegiatan di kampus memang tidak lepas dari organisasi. Di organisasi, secara langsung kita dapat memanfaatkan peluang untuk bekerja sama dengan banyak orang. Dari situ kita dapat mengasah kemampuan kita dalam interaksi, manajemen organisasi, manajemen event, lobbying dan sebagainya.

Organisasi merupakan wadah untuk kita dalam menambah hard skill dan juga soft skill. Selain organisasi, bisa juga memilih bekerja sambilan atau freelance. Kita dalam hal ini tidak ada salahnya jika mencoba freelance. Sebab, itu juga berguna untuk melatih diri sendiri secara langsung dalam dunia kerja.

Manajemen waktu dan manajemen diri menjadi bekal yang penting untuk mulai freelance. Jangan sampai mengorbankan waktu untuk tujuan utama, yaitu kuliah.

Manajemen diri juga diperlukan untuk selalu disiplin dan bertanggung jawab agar manajemen waktunya terpenuhi.

BACA JUGA: Insecure Setelah Lulus Kuliah? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Tips Membangun Jaringan di Kampus

Dunia kampus tidak hanya perihal kegiatan akademis atau tidak melulu duduk di bangku kelas. Mendengarkan dosen dalam memberikan penjelasan maupun teori-teori mata kuliah. Dunia kampus lebih dari itu, mahasiswa juga harus aktif dalam pengembangan diri, terutama yang berkaitan dengan aspek profesional.

Hal itu nantinya akan berguna ketika kita ingin melamar kerja. Membangun jaringan di kampus penting untuk karier di masa depan. Semakin luas jaringan yang dimiliki, maka semakin besar pula peluang untuk mendapatkan suatu pekerjaan.

Beberapa tips yang bisa dioptimalkan dalam memperluas jaringan.

1. Rajin Mendatangi Pusat Layanan Karier

Sekarang ini, banyak perguruan tinggi yang menyediakan fasilitas layanan karier bagi mahasiswa yang tentu saja berguna untuk mendorong lulusan baru dalam rangka memperoleh pekerjaan.

Fasilitas tersebut biasanya menyediakan layanan konsultasi dan memiliki  banyak informasi terkait lowongan kerja serta jaringan alumni yang telah sukses.

Semua informasi tersebut sangat berguna bagi kita untuk membangun jaringan di kampus. Tujuannya adalah nantinya kita lebih siap dalam menyambut persaingan di dunia kerja.

2. Aktif Saat di Kelas

Keaktifan di kelas khususnya, sangat penting untuk mengasah keberanian sekaligus jaringan kita. Jika tidak aktif, sangatlah sulit bagi kita untuk mengenal teman-teman lebih luas, dosen atau staf kampus lainnya.

Apabila kita ingin membangun jaringan di kampus, pastikan untuk lebih aktif dalam bersosialisasi dengan banyak orang yang berpengalaman di kampus.

Sebaiknya kita juga meluangkan waktu untuk mengenal teman-teman di kelas atau menjalin persahabatan dengan rekan lain di luar jurusan.

3. Bangun Relasi dengan Alumni atau Senior

Mulai mencoba membangun koneksi yang baik dengan alumni atau senior di kampus. Meski tampaknya sepele, ini sebetulnya penting untuk karier kita di masa depan.

Dari mereka, kita dapat menggali wawasan baru. Terutama tentang aspek-aspek apa saja yang perlu ditingkatkan supaya kita bisa melewati tantangan di dunia kerja. Selain itu, kita juga bisa mencari informasi tentang lowongan kerja yang diminati.

4. Ikut Kegiatan yang Diselenggarakan Kampus

Jangan ragu untuk ikut berpartisipasi dalam acara-acara yang diselenggarakan kampus. Tentunya, dari situ kita bisa membangun jaringan yang luas. Dengan menjadi panitia di acara semacam itu, kita bisa menambah kenalan baru, baik itu dari kalangan teman kuliah atau pun staf kampus sendiri.

Bahkan, acara itu bisa saja mempertemukan kita dengan jajaran alumni yang sudah sukses atau tokoh inspiratif lainnya. Mengikuti acara seperti seminar dan workshop merupakan kesempatan luar biasa untuk memperluas koneksi kita. Jadi pastikan kita mendapatkan informasi atau undangan dari pusat karier siswa Universitas.

Untuk pertama kali, biasanya ada rasa canggung. Tetapi dengan partisipasi kita yang dilakukan secara terus menerus dan berbicara dengan orang baru, maka perlahan akan menjadi mudah dan alami.

Selain itu, kita juga bisa menjadi relawan untuk berbagai tujuan agar dapat berinteraksi dengan lebih banyak orang dan memperluas lingkup koneksi.

Acara-acara yang menghadirkan para profesional juga menjadi kegiatan yang bisa diikuti. Dari situ, kita memiliki kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang berpengaruh.

Peluang kita untuk bertemu dengan ahli dan pemimpin dalam bidang studi kita juga semakin luas. Jika tidak mendapat kesempatan untuk berkenalan, kumpulkan kartu nama dan bangun jaringan setelahnya.

5. Manfaatkan Media Sosial

Cara yang paling umum dilakukan untuk memperluas networking adalah melalui media sosial. Laman seperti LinkedIn dan Twitter adalah tempat yang bisa digunakan untuk membangun hubungan dengan para profesional secara lebih santai.

Jadilah proaktif dan ambil inisiatif untuk berhubungan dengan organisasi dan pemimpin industri di bidang yang kita pilih. Karena mereka mungkin memberikan informasi terbaru yang relevan dan dapat berguna dalam perjalanan karier.

Selain itu, perhatikan juga news feed kita untuk pengumuman mengenai networking junctions, lowongan pekerjaan maupun event karier. Media sosial harus kita manfaatkan sebaik mungkin dalam mencari informasi.

Banyak informasi lebih real yang dapat diperoleh dari media sosial yang seringkali membahas hal-hal penting tentang dunia kerja, skill, rekrutmen serta pengalaman-pengalaman dunia kerja yang tidak didapatkan di laman pencarian biasa.

Dalam menggunakannya, tentu harus berhati-hati dengan memperhatikan akun-akun yang palsu. Jadi harus tetap bersikap bijak dan juga perlu menganalisis kebenaran informasi yang kita peroleh.

Tips yang telah dipaparkan tersebut perlu diperhatikan karena jaringan adalah aset berharga untuk karier di masa depan. Pastikan bahwa kita tetap terhubung dengan orang-orang profesional.

Sesekali kirimkan pesan singkat untuk sekadar menanyakan kabar atau mendiskusikan hal ringan. Dengan begitu, kita tidak akan kehilangan jaringan tersebut.

Selain jaringan, kapasitas individu juga tetap harus dipersiapkan. Terus kembangkan potensi, asah bakat minat dan upgrade skill agar dapat menunjang karier di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *