4 Beasiswa Luar Negeri Paling Favorit, Yuk Ketahui Infonya

RUANGNEGERI.com – Melanjutkan Pendidikan tingkat Magister dan Doktor ke perguruan tinggi luar negeri termasuk impian banyak orang bukan?

Apa lagi jika seluruh pendidikannya dibiayai secara gratis dari program beasiswa. Siapa yang tidak mau?

Karena dengan belajar di luar negeri, cakupan pembelajarannya menjadi semakin luas. Tidak hanya seputar akademik, melainkan juga budaya, sosial, jaringan pertemanan, koneksi dan tentunya akan memiliki nilai tambah untuk prospek ke depannya.

Kabar baiknya, Indonesia termasuk negara yang memiliki banyak kerjasama dengan program beasiswa asing. Namun untuk mendapatkan satu jenis beasiswa juga bukan perkara mudah. Perlu dipersiapkan dengan matang agar bisa bersaing dengan ratusan kandidat lainnya.

Jadi di sini akan merangkum empat jenis beasiswa ternama tingkat Magister dan Dokter di luar negeri, agar membantu persiapan kamu!

Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS)

Beasiswa yang sering disebut dengan singkatan AAS ini termasuk salah satu beasiswa yang paling banyak ditunggu oleh pemburu beasiswa di Indonesia. Beasiswa ini dibuka hingga akhir April setiap tahunnya.

Pemerintah Australia memberikan kesempatan bagi para pelajar internasional untuk melanjutkan kuliah S2 dan S3 di perguruan tinggi ternama di Australia.

Menariknya, AAS mengkhususkan bagi penyandang disabilitas dan dari Indonesia timur untuk bisa ikut mendaftar program beasiswanya. Tersedia juga program khusus bagi aparatur sipil negara (ASN).

Pendaftaran AAS sering dibuka di bulan yang sama di setiap tahunnya, yaitu setiap bulan Februari hingga bulan April. Paling lambat akan diumumkan di bulan Agustus dan langsung mendapatkan pelatihan khusus.

Proses seleksinya terbagi menjadi dua, administrasi dan wawancara. Pada tahap administrasi, dilakukan secara daring di laman resminya oasis.dfat.gov.au.

Dokumen yang perlu diunggah ialah akta kelahiran, ijazah, transkip nilai dengan minimal IPK 2,9, paspor, nilai IELTS minimal 5,5 untuk S2 dan 6.0 untuk S3.

Selain biaya akademik yang didanai secara penuh, AAS juga menanggung biaya visa, pemeriksaan medis, asuransi kesehatan, uang saku selama Pre-Depature Training (PDT) dan perkuliahan, transportasi pulang pergi.

BACA JUGA: Intrapersonal Koleris Berpotensi Menjadi Pemimpin yang Sukses

Beasiswa Chevening Inggris

Selanjutnya beasiswa yang berasal dari pemerintah Inggris ini, sedang membuka pendaftarannya sampai dengan November setiap tahunnya. Untuk tahun ini, dibuka hingga tanggal 3 November 2020.

Penerimaan pendaftarannya juga dilakukan secara daring melalui laman resmi Chevening. Semua berkas yang diunggah wajib menggunakan bahasa Inggris.

Beasiswa ini ditujukan kepada calon pemimpin, orang yang berpengaruh, serta pengambil keputusan untuk mengembangkan diri secara profesional dan akademis.

Salah satu persyaratan khususnya dengan memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun atau 2800 jam.

Penulisan essay dalam proses pendaftaran juga menjadi poin penting dalam proses seleksi. Sebab berkaitan dengan program studi yang akan diambil.

Cakupan biaya yang diberikan juga meliputi pembiayaan akademik secara penuh, tiket pulang pergi Indonesia-Inggris, visa, dan tunjangan hidup perbulan.

Chevening memberikan kebebasan dalam memilih program studi dan universitas yang ada di Inggris, baik itu untuk jenjang Magister maupun Doktor.

BACA JUGA: Tips Buat Fresh Graduate Agar Tidak Lama Menganggur

Beasiswa Erasmus Mundus

Beasiswa yang didanai oleh Konsorsium Pendidikan Tinggi dari negara-negara Uni Eropa (UE) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dalam pendidikan tinggi melalui beasiswa dan kerja sama akademik antara UE dan hampir seluruh negara di dunia.

Program Magister atau Doktor menawarkan banyak bidang, antara lain adalah Elektrikal, Teknik Elektro dan Informasi Komunikasi Teknologi, Teknik Biomedikal, Teknik Komputer, Sistem Tenaga dan Energi, Informatika, Peternakan, Bisnis, Sains, Matematika, Humaniora, Seni, Ilmu Sosial, Kesehatan, dan lain sebagainya.

Nantinya, beasiswa yang diperoleh sudah mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, asuransi, biaya perjalanan, dan lainnya. Total yang diterima sekitar 24.000 Euro per tahun (Rp 415 juta) dan berlaku untuk kelipatan tahun berikutnya.

Secara umum, syarat dan ketentuannya ialah, telah menyelesaikan S1/S2. Dalam 5 tahun terakhir selama 12 bulan, belum pernah melakukan kegiatan di Eropa.

Selain itu juga sudah diterima atau terdaftar pada sebuah program Magister Erasmus Mundus.

BACA JUGA: 5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

Beasiswa Fulbright

Bagi yang ingin melanjutkan pendidikannya di negeri Paman Sam, beasiswa Fulbright adalah yang paling populer. Beasiswa ini termasuk salah satu beasiswa bergengsi yang didanai secara penuh oleh pemerintah Amerika Serikat untuk jenjang Pendidikan S2 dan S3.

Setiap tahunnya, beasiswa Fulbright rutin dibuka. Biasanya pertengahan bulan Februari, pendaftarannya sudah ditutup.

Berbeda dengan beasiswa sebelumnya, seluruh berkas dokumen pendaftaran Fulbright dikrimkan langsung ke American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) di Intiland Tower, di Jakarta.

Pemilihan kandidat lebih diutamakan bagi mereka yang sebelumnya, tidak pernah kuliah di Amerika Serikat. Untuk program PhD, beasiswa lebih diutamakan kepada pelamar yang berencana untuk mengajar pada universitas di Indonesia.

Selain beasiswa LPDP, empat beasiswa di atas terkategori paling banyak diminati oleh para pemburu beasiswa di tanah air. Namun demikian, masih banyak beasiswa lain yang tak kalah menarik.

Beasiswa lainnya bisa saja dari kerja sama riset antara kampus Indonesia dengan luar negeri, beasiswa langsung dari kampus luar negeri, maupun beasiswa individu lainnya.

Jadi, siapkan dirimu sedini mungkin. Bagi yang masih kuliah tingkat awal, persiapkan diri sebaik mungkin. Mengikuti organisasi kampus juga bisa menjadi nilai plus tersendiri. Jalin relasi sebanyak mungkin dengan senior dan alumni yang sudah diterima di kampus luar negeri.

Selain beasiswa populer di atas, kamu juga bisa secara aktif mencari informasi beasiswa secara langsung di kampus yang kamu tuju. Pastikan bahwa kamu memahami informasi yang dibutuhkan secara detail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *