10 Kesalahan yang Sering Dilakukan Oleh Pebisnis Pemula

RUANGNEGERI.com – Menjadi seorang pebisnis tidaklah semudah yang terlihat. Ada banyak hal yang harus kamu pelajari dan kuasai demi kelancaran usaha. Selain itu, terlepas dari berbagai skills yang perlu dimiliki untuk menjadi seorang pebisnis, kamu pun harus memiliki sikap pantang menyerah dan tahan banting.

Karena dalam pelaksanaannya, tidak selamanya bisnis bakal berjalan sesuai dengan yang kamu rencanakan. Ada berbagai rintangan dan tantangan yang akan mengujimu. Harapan meraih keuntungan tidaklah semudah yang dibayangkan.

Rintangan dan tantangan tersebut akan membawa kepada dua pilihan, yakni berhasil menaklukkannya sehingga membuatmu menjadi pebisnis yang lebih matang. Atau justru membuat sebaliknya, bisnismu justru gulung tikar.

Baca juga: Mungkinkah Bekerja dari Rumah Menjadi Tren di Masa Depan?

Sikap Seorang Pebisnis Pemula

Untuk menjadi pebisnis sukses, kamu harus bisa bangkit setiap kali kamu jatuh. Istilahnya kalau kamu jatuh 7 kali, maka kamu harus bangkit minimal 8 kali. Intinya tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan.

Memulai sebuah usaha menuntut untuk bisa cepat bergerak dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Sebagai pebisnis pemula, setidaknya harus memiliki sikap sebagai berikut:

1. Berani

“Bisnis yang baik adalah bisnis yang dijalankan,” begitu ungkap Bob Sadino, salah seorang pebisnis yang berhasil membangun gurita bisnis dari modal kecil. Sebagus apa pun ide bisnis yang kamu punya, percuma kalau tidak dijalankan. Harus memiliki keberanian untuk memulainya.

2. Menguasai Secara Teknis dan Non-Teknis Bisnis yang Dijalankan

Jangan memulai bisnis yang kamu sendiri tidak memahaminya. Sebagai seorang pemula, sebaiknya memulai bisnis di bidang yang dipahami atau disukai terlebih dahulu. Dengan demikian kamu lebih mudah mempelajari seluk beluk berbisnis sekaligus meminimalisir potensi ditipu orang.

Baca juga: Tips Buat Fresh Graduate Agar Tidak Lama Menganggur

3. Visi, Misi dan Ambisi

Jika sudah memutuskan untuk menjalani bisnis, meskipun kecil tetap harus memiliki tujuan (visi) bisnis yang jelas. Bagaimana bisnismu dalam satu atau dua tahun ke depan, apa saja yang harus dilakukan untuk mencapainya (misi) dan bersemangatlah melakukannya (ambisi)!.

4. Ulet

Memulai bisnis tidak semudah yang terlihat. Berbagai tantangan dan masalah dalam proses menjalankannya akan sangat sering ditemui. Jika tidak memiliki keuletan, maka pada titik ini sering kali membuat para pebisnis pemula ingin menyerah di tengah jalan.

Karena itulah memiliki sikap ulet sangat penting. Hal itulah yang akan membuatmu mampu bertahan hingga mencapai kesuksesan suatu hari nanti.

Empat hal di atas adalah hal-hal dasar yang harus dimiliki jika kamu memutuskan untuk memulai sebuah bisnis.

Baca juga: Harga Rumah Kian Mahal, Ini Tips Milenial Bisa Punya Rumah

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula

Sebagai seorang pemula, biasanya belum memiliki banyak pengalaman. Masih banyak hal yang harus dipelajari. Masih banyak hal yang harus disesuaikan dengan pasar dan lingkungan.

Secara umum, pebisnis pemula sering melakukan beberapa kesalahan tertentu yang menyebabkan mereka kesulitan untuk mengembangkan bisnisnya. Berikut adalah 10 kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula.

1. Tidak Melakukan Pemisahan Uang

Kebanyakan dari pebisnis pemula tidak memisahkan antara uang pribadi dan uang bisnisnya. Saat bisnis sedang ramai, terkadang ia merasa memiliki banyak uang yang pada akhirnya justru mendorongnya untuk hidup boros.

Lama kelamaan bisnisnya akan menciut karena laba dan biaya operasional bisnis terpakai untuk pengeluaran pribadi dari sang owner.

Baca juga: Impulse Buying dan Pentingnya Literasi Keuangan Generasi Muda

2. Tidak Melakukan Pencatatan dan Pelaporan Keuangan

Sekali pun bukanlah seorang sarjana ekonomi, kamu harus belajar untuk membuat pembukuan sederhana. Tidak adanya pencatatan dan laporan keuangan usaha, akan menyulitkanmu untuk tau apakah bisnis yang kamu jalani mengalami keuntungan atau kerugian.

3. Tidak Menggaji Diri Sendiri

Masalah pada beberapa pebisnis pemula adalah mereka tidak menggaji diri mereka sendiri. Mereka memandang gaji sebagai sesuatu yang tidak perlu dituntut, karena bisnis yang dijalani adalah bisnis punya sendiri. Ini adalah pola pikir yang keliru.

Menggaji diri sendiri sangat penting dilakukan karena bagaimana pun kamu memiliki kebutuhan pribadi. Biasakan untuk memenuhi kebutuhan pribadimu dengan gaji dari bisnismu. Patuhilah itu!

Baca juga: Inilah Tips Investasi Tanah untuk Milenial dan Pemula

4. Tidak Memiliki Tujuan/Visi dan Misi Bisnis

Pada kebanyakan kasus, seseorang memulai bisnis dengan kata “coba dulu, belum tahu ke depannya”. Hal ini tidak salah selama sebenarnya kamu sendiri memiliki pandangan ke depan terkait bisnis yang kamu jalankan.

Bisnismu pun harus profitable. Maksudnya adalah bisnis yang bisa dibesarkan. Jika kamu membuka toko, toko itu haruslah memiliki prospek yang bagus sehingga membuka peluang untuk membuka cabang di tempat lain.

5. Tidak Memiliki Modal yang Cukup

Meski bukan segalanya, tapi modal memiliki peran yang cukup krusial. Usahakan agar dalam memulai bisnis, kamu mempunyai modal yang cukup. Maksudnya adalah pada beberapa barang dagangan tertentu.

Jika modal yang dimiliki besar, maka kamu bisa membeli barang yang akan bisa dijual ke gudangnya langsung. Hal ini tentu saja akan memberimu keuntungan yang lebih besar ketimbang dengan modal kecil.

Baca juga: Motivasi Interpersonal Plegmatis Bisa Sukses Lewat Keahlian Melobi

6. Baperan

Pebisnis pemula kadang tidak tahan menerima kritik dan saran. Mereka akan merasa mudah tersinggung ketika dikritik orang. Padahal jadi pebisnis itu tidak boleh baperan.

Pebisnis pemula harus mampu melakukan poker face. Yakni mimik wajah tanpa ekspresi ketika menghadapi hal-hal yang tidak mengenakkan. Kamu harus tetap bisa tidak baperan dan tetap profesional meski hati sedang gondok.

7. Memandang Remeh Pesaing 

Kadang ketika bisnis sedang maju, kamu memandang remeh pada kompetitormu. Menganggap mereka tidak akan mampu merebut pangsa pasarmu. Akibatnya kamu menjadi pebisnis yang arogan dan merasa paling benar.

Pada saat inilah, kompetitor akan sangat bisa menyalipmu dengan layanan yang lebih baik dari yang kamu tawarkan. Dan bisnismu berpotensi untuk menurun bahkan hancur.

Meski kompetitor adalah ancaman bagi bisnismu, kehadirannya tetap diperlukan. Sebab dengan adanya kompetitor, kamu akan memecut langkah bisnismu lebih keras dan lebih kreatif untuk menjadi lebih baik.

Baca juga: Insecure Setelah Lulus Kuliah? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

8. Manajemen yang Buruk

Tidak peduli seberapa laku produkmu di pasar, jika manajemen bisnismu buruk maka tinggal menunggu kemunduran. Manajemen yang baik bisa meliputi kejelasan dan tanggung jawab yang jelas dalam menjalankan bisnis.

Terkadang para pebisnis pemula berpikir bahwa bisnis mereka masih dalam skala kecil, sehingga tidak perlu menerapkan manajemen yang baik. Padahal sekecil apa pun bisnismu, kamu perlu untuk menerapkan manajemen dengan baik.

9. Tidak Mengerti Betul Bisnisnya

Beberapa pebisnis pemula hanya ikut-ikutan dalam membangun bisnis. Hanya karena sektor yang dipilih sedang ramai, mereka ikut-ikutan membuka bisnis di bidang tersebut. Mereka berpikir bahwa seiring berjalannya waktu, mereka bisa sambil belajar mengerti tentang sektor bisnisnya.

Padahal jika kamu sendiri tidak mengerti, tidak bergairah dan bahkan tidak menyukai sektor bisnis yang dijalankan, makan bisnismu akan sulit untuk berkembang.

Baca juga: Punya Karakter Melankolis? Ketahui Cara Mengoptimalkannya

10. Salah Memilih Bisnis

Menentukan bisnis apa yang akan dimulai, memang susah-susah gampang. Para pebisnis pemula masih banyak yang bingung atau bahkan tidak sedikit mereka salah salah memilih sektor bisnis yang dibuka, sehingga membuatnya merugi.

Jangan ragu dengan kemampuanmu sendiri, ikutilah kata hatimu, ketahuilah passion-mu. Hal itu akan lebih memudahkanmu dalam memilih sektor bisnis yang ingin kamu jalani.

Demikian sepuluh kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula. Dengan mengetahuinya, semoga kamu tidak melakukannya juga, ya!.

Mulailah bisnis pertamamu sekarang juga selagi kamu masih muda. Pelajari sebanyak-banyaknya mengenai bisnis dan sukseslah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *