Tips Buat Fresh Graduate Agar Tidak Lama Menganggur

RUANGNEGERI.com – Tips fresh graduate sangat dibutuhkan di era persaingan kerja yang semakin ketat. Setiap tahunnya, jumlah lulusan baik dari level sekolah menengah maupun perkuliahan terus bertambah.

Di satu sisi, situasi ini tidak diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja. Sehingga dampaknya, banyak fresh graduate yang menganggur. Untuk itu, banyak hal perlu kamu siapkan agar kamu tidak merasa insecure setelah lulus kuliah.

Berikut adalah tips fresh graduate agar cepat mendapat pekerjaan:

1. Kenali Minat dan Potensi Diri

Setiap orang memiliki minat dan potensi yang berbeda. Ada yang di bidang ilmiah, medis, atau justru di bidang seni maupun hiburan.

Mengenali minat dan potensi sejak memasuki masa kuliah dapat menjadi persiapan awal untuk karir di masa depan.

Pendidikan yang ditempuh dapat menjadi gambaran dari minat dan potensi yang dimiliki. Sehingga penting memaksimalkan penyerapan ilmu dan peningkatan skills di jenjang pendidikan.

Namun, bukan berarti minat tidak dapat timbul dari faktor lain. Hobi pun dapat menjadi salah satu bentuk dari minat dan potensi. Mengenali minat itu penting karena berhubungan dengan pekerjaan yang ingin dilakukan.

Tips awal agar fresh graduate dapat menentukan pekerjaan yang cocok adalah dengan cara mengetahui kelebihan dan kekurangan dari diri sendiri.

Banyak fresh graduate yang masih belum menentukan pekerjaan yang diinginkan bahkan setelah lulus. Akibatnya, para lulusan yang baru terjun ke dunia kerja ini lebih lambat dalam bergerak mencari pekerjaan.

Situasi yang demikian, sebagaimana disebutkan dalam buku Mantra KehidupanRefleksi Melewati Fresh Graduate Syndrome dan Quarter-Life Crisis yang ditulis oleh Agung Setiyo Wibowo (2017), merupakan “Fresh Graduate Syndrome.”

BACA JUGA: 5 Cara Membangun Jaringan Karier saat Kuliah

2. Tingkatkan Soft Skills

Belajar tidak harus dilakukan di ruang kelas dan tatap muka langsung dengan guru/dosen. Semakin banyak pengetahuan dan keterampilan baru yang dikuasai, akan semakin meningkatkan peluang diterima saat melamar pekerjaan.

Kelemahan fresh graduate dibandingkan dengan pelamar kerja lainnya adalah pengalaman. Untuk mengisi posisi tertentu, perusahaan cenderung memilih pelamar yang pernah mengisi posisi yang sama sebelumnya. Sehingga kemungkinan bagi lulusan baru diterima lebih kecil.

Tips fresh graduate agar bisa bersaing adalah dengan memiliki keterampilan atau skills yang menunjang kualifikasi. Meningkatkan soft skills saat ini dapat dilakukan dengan mudah.

Selain membaca buku terkait, kini tersedia platform online yang menawarkan pelatihan gratis. Di antaranya bahkan memberikan sertifikat sebagai tanda telah menguasai keahlian.

Aktif berorganisasi juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Tidak ada alasan bahwa meningkatkan soft skills membutuhkan biaya mahal.

BACA JUGA: Alasan Mengapa Kamu Perlu Ikut Organisasi Kampus

3. Tidak Asal Melamar Pekerjaan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh fresh graduate saat terjun ke dunia kerja adalah melamar pada setiap lowongan yang diketahuinya.

Alasannya, adalah untuk meningkatkan kemungkinan segera mendapatkan pekerjaan.

Namun, tindakan seperti itu justru membuang-buang biaya dan juga waktu. Apalagi jika lowongan yang dilamar tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan keterampilan. Maka, lamarlah pekerjaan yang sesuai.

Kesalahan lainnya adalah mudah tergiur dengan gaji tinggi. Hal ini sebenarnya wajar saja, tetapi gaji tinggi tidak selalu menjanjikan pekerjaan ideal.

Fresh graduate semestinya mengutamakan bekerja untuk mendapatkan ilmu serta meningkatkan skills, jaringan dan pengalaman kerja. Seiring pengalaman yang bertambah, gaji pun akan mengikuti.

Koes Haryanto (2009), penulis buku 101 Jurus Sukses Mendapatkan Kerja, menyarankan bahwa sebagai fresh graduate, kamu dapat menemukan pekerjaan yang cocok adalah dengan mengetahui minat. Pekerjaan akan terasa nyaman jika merupakan hal yang disukai.

Apabila pekerjaan yang diambil secara asal ternyata tidak sesuai yang diharapkan, maka kemungkinan berhenti sangat tinggi. Sehingga harus mengulang kembali dari nol.

BACA JUGA: Begini Tips Jika Ingin Mengajar dan Mengasah Skill Selain dari Bangku Kuliah

4. Be Smart

Memilih pekerjaan tidak hanya harus disesuaikan dengan minat dan kualifikasi. Namun juga memperhitungkan kemungkinan untuk diterima. Itulah pentingnya menyeleksi lowongan pekerjaan.

Memilih pekerjaan dengan tepat berbeda dengan pilih-pilih pekerjaan. Memilih pekerjaan diperhitungkan berdasarkan kemampuan, minat dan kesempatan yang ada. Contohnya saja memperhitungkan jumlah saingan.

Tips fresh graduate agar cepat menerima panggilan pekerjaan, hindari melamar pekerjaan yang banyak peminatnya. Apalagi jika tidak memiliki keunggulan dibandingkan pelamar lainnya.

Selain harus pintar dalam memilih pekerjaan, cara membuat surat lamaran dan CV juga perlu diperhatikan. Sebaiknya jangan gunakan format standar untuk melamar, terutama jika kualifikasi yang disyaratkan cukup umum.

Kemas surat lamaran dengan baik agar menarik perhatian. Kamu bisa mencara contoh dan format CV menarik di internet secara gratis. Konsultasikan dengan senior atau teman yang sudah berpengalaman juga bisa dilakukan.

5. Perluas Jaringan (Networking)

Di era globalisasi yang serba cepat seperti saat ini, kepemilikan informasi memegang peranan penting. Ketika suatu lowongan pekerjaan yang menarik dipasang, hanya dalam hitungan menit pelamar sudah berebut.

Lowongan akan ditutup dengan cepat jika jumlah pelamar sudah terlalu banyak. Tentunya kesempatan akan hilang jika tertinggal.

Selain memiliki jejaring pertemanan yang luas, memiliki akses informasi yang cepat dan akurat sangatlah penting dimiliki. Ketersediaan informasi bisa didapatkan dengan membangun jaringan.

Manfaatkan media sosial untuk membangun relasi. Saat ini juga banyak platform yang memungkinkan untuk berinteraksi dengan para profesional di bidang tertentu.

Tips fresh graduate dalam membangun jaringan lainnya adalah aktif mengikuti organisasi. Jangan habiskan waktu hanya dengan berdiam di rumah atau tempat kos saat perkuliahan usai. Bergabunglah dengan organisasi dan bertemu orang baru.

Manfaat memiliki jaringan lainnya adalah saat seleksi lamaran. Memiliki orang yang bisa merekomendasikan di perusahaan yang dilamar dapat meningkatkan kemungkinan diterima.

Namun demikian, kualifikasi juga tetap dipertimbangkan. Bukan semata nepotisme yang mengandalkan koneksi dengan ‘orang dalam’ saja.

BACA JUGA: Punya Karakter Melankolis? Ketahui Cara Mengoptimalkannya

6. Menjadi Entrepreneur

Menjadi entrepreneur atau membuka usaha secara mandiri merupakan tips umum bagi para fresh graduate agar tidak lama menganggur.

Kelebihan memiliki usaha sendiri adalah tidak perlu lagi dipusingkan dengan melamar pekerjaan atau persaingan kerja. Bahkan bisa membuka lapangan kerja bagi pengangguran.

Namun, tidak sedikit dari fresh graduate yang saat memulai usahanya sendiri jurtru malah dianggap remeh oleh keluarga maupun juga orang terdekat.

Jika kamu mengambil langkah ini, maka pastikan siap dengan berbagai resiko. Sebab, tantangan yang harus dihadapi cukup besar.

Selain membutuhkan kemampuan dan mental yang kuat, diperlukan juga gagasan dan juga modal yang beresiko akan rugi. Namun, keuntungan memiliki usaha sendiri sebanding dengan risiko yang dihadapi.

Sebaiknya saat memutuskan membuka usaha, pilihlah bidang yang sesuai minat dan familiar. Kumpulkan banyak informasi terkait bidang usaha. Jangan hanya mengikuti tren, tetapi ciptakan gaya unik tersendiri.

Jika khawatir akan mengalami kegagalan, mulai usaha dengan skala kecil. Sebab, jika gagal, paling tidak kamu sudah memiliki pengalaman yang berharga.

Teruslah berusaha. Asah doa, mental dan kreativitasmu seoptimal mungkin. Banyak hal baru yang bisa kamu pelajari jika mengambil jalan menjadi entrepreneur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *