Mancini Terkejut Perubahan Timnas Belanda Bisa Tahan Imbang Timnya

RUANGNEGERI.com – Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini mengaku terkejut setelah timnya harus ditahan imbang oleh Belanda di ajang UEFA Nations League dengan skor 1-1.

Mantan pelatih Manchester City itu mengakui bahwa perubahan strategi dari Oranje cukup ampuh untuk menahan gempuran dari anak-anak asuhnya.

Hasil tersebut membuat Timnas Italia mengalami tiga hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir yang sebelumnya diraih ketika berhadapan dengan Polandia dan Bosnia Herzegovina.

Formasi 3-5-2 yang diterapkan oleh Frank de Boer, pelatih Timnas Belanda, dinilai ampuh untuk bisa menahan imbang Gli Azzurri.

“Hal itu merupakan pertama kalinya mereka merubah strategi dan sistem permainan menjadi seperti ini. Kami cukup terkejut dan setelah mereka bermain dengan strateginya, kami cukup kesulitan,” ungkap Roberto Mancini kepada awak media.

Pelatih kelahiran Italia tahun 1964 tersebut menilai bahwa Belanda beberapa kali membuat ‘masalah dan berhahaya’. “Mereka sempat membuat masalah terhadap kami dan memiliki beberapa peluang berbahaya. Kami tampil menyerang dan membuat banyak peluang untuk mencetak gol, sayangnya kami terlalu banyak membuang peluang,”

“Itu adalah pertandingan yang bagus dan juga sulit bagi kedua tim, kami benar-benar bertarung di pertandingan tersebut,”

Gol pembuka di pertandingan itu dicetak oleh Lorenzo Pellegrini setelah sebelumnya menerima umpan dari Nicolo Barella pada menit 16.

Sepuluh menit kemudian, Donny van de Beek, berhasil menyamakan kedudukan dan skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

BACA JUGA: Roberto Mancini Ingin Melihat Robert Lewandowski Bermain di Serie A

Fokus Meraih Kemenangan Melawan Polandia

Kini, anak asuh Roberto Mancini tengah fokus di pertandingan selanjutnya melawan Polandia. Gli Azzurri wajib meraih kemenangan agar mereka bisa menyalip Polandia di puncak klasemen Liga A Grup 1 UEFA Nations League.

“Sekarang kami fokus untuk pertandingan berikutnya melawan Polandia dan menempati puncak grup. Kami akan meraih dua kemenangan dan lolos ke fase gugur.”

“Hasil ini tetap membuat kami senang meskipun masih merasa sedikit kecewa karena tidak dapat meraih poin penuh. Kami merasa terhormat kepada Walikota setempat yang telah datang di pertandingan tersebut” pungkasnya.

Timnas Italia benar-benar harus meraih kemenangan di dua laga berikutnya melawan Polandia dan Bosnia.

Jika mereka kehilangan poin dalam dua pertandingan tersebut, kemungkinan untuk lolos dari fase grup UEFA Nations League semakin menipis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *