Inilah 4 Beasiswa Luar Negeri di Awal Tahun

RUANGNEGERI.com – Awal tahun menjadi hal yang paling ditunggu oleh para pemburu program beasiswa pendidikan tingkat Master dan Doktor. Dimana banyak jenis program beasiswa yang sedang membuka pendaftaran dari berbagai macam belahan negara di dunia.

Tapi kamu sudah tahu bukan, jika di setiap program beasiswa manapun memiliki banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pendaftar beasiswa?

Mulai dari persyaratan secara umum sampai dengan persyaratan khususnya sekalipun, semuanya harus dipenuhi oleh para pelamar beasiswa.

Beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS) dan Fulbright adalah dua di antara beasiswa yang membuka pendaftaran di awal bulan Februari.

Selain dua beasiswa itu, berikut rangkuman dari 4 jenis program beasiswa yang secara rutin membuka pendaftarannya pada awal tahun. Kamu bisa segera menentukan beasiswa yang akan diambil, dan juga mulai menyicil persyaratannya dari sekarang.

BACA JUGA: 5 Info Beasiswa Master dan Doktor Dalam Negeri yang Perlu Kamu Tahu

New Zaeland Scholarship (NZS)

Beasiswa yang dibiayai penuh oleh pemerintah Selandia Baru ini, secara rutin membuka pendaftarannya pada awal bulan Februari hingga akhir bulan Februari.

Dibuka bagi mereka yang telah menyelesaikan gelar sarjana untuk mengambil postgraduate certificate (6 bulan), postgraduate diploma (1 tahun), Master (1 – 2 tahun), dan Ph.D (hingga 3,5 tahun).

Menariknya, NZS juga memprioritaskan bagi pelamar yang berasal dari kawasan Indonesia Timur, yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Selain itu, pelamar beasiswa yang menunjukkan kemampuan akademik, memiliki kualitas kepemimpinan, serta berkomitmen untuk membangun negaranya juga mendapatkan prioritas.

Pada beasiswa NZ tidak pelu memiliki surat tawaran penerimaan dari Universitas (LoA). Karena jika nanti pelamar beasiswa sudah masuk dalam daftar peringkat, pihak penyedia beasiswa yang akan mencarikan Universitas di New Zaeland yang diminati sesuai dengan yang tertulis di formulir aplikasi sebelumnya.

Tapi berbeda untuk pelamar S3 atau Ph.D, ketika masuk pemeringkatan serta mengikuti wawancara, pelamar sudah harus memperoleh Letter of Support atau email dari pembimbing yang mengkonfirmasi kesediaannya menjadi supervisor untuk jejang Ph.D.

Pendaftar beasiswa juga tidak diharuskan memiliki sertifikat IELTS atau TOEFL. Tetapi jika sudah masuk peringkat dan mengikuti seleksi wawancara, akan diminta untuk mengikuti tes IELTS.

Pendaftarannya dilakukan secara daring melalui laman https://www.mfat.govt.nz/en/aid-and-development/. Sebelumnya, kamu harus membuat akun terlebih dulu. Kemudian mengisi formulir online dan mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

BACA JUGA: 4 Beasiswa Luar Negeri Paling Favorit, Yuk Ketahui Infonya

Beasiswa StuNed

Program Beasiswa Studeren in Nederland (StuNed) merupakan bagian dari kerja sama bilateral pemerintah Belanda dengan Indonesia. Beasiswa ini diperuntukkan bagi pendidikan Master (S2) dengan durasi kuliah 12-24 bulan di Universitas Belanda.

Pendanaannya meliputi semua biaya studi, biaya hidup bulanan, biaya perjalanan lokal dan internasional. Sehingga penerima beasiswa tidak perlu khawatir dengan perihal keuangan selama masa studi.

Salah satu persyaratan utamannya dengan mengharuskan untuk memiliki surat penerimaan (LoA) dari Universitas Belanda.

StuNed mengutamakan bagi pelamar dengan pengalaman 3-4 tahun kerja yang relevan dengan program studi yang diambil. Terutama bagi mereka yang mempunyai kualitas kepemimpinan dan potensi kewirausahaan.

Adapun pilihan bidang studinya ialah, Transport, (Agro)logistic and Infrastructure, Security and Rule of Law, Agri-food and Horticulture, International Trade, Finance, and Economics.

Pendaftaran dibuka secara online, dengan membuat akun di laman https://stuned.nesoindonesia.or.id/. Biasanya, aplikasi diajukan paling lambat di awal bulan Maret setiap tahunnya.

BACA JUGA: Intrapersonal Koleris Berpotensi Menjadi Pemimpin yang Sukses

MOE Taiwan Scholarship Program

Melalui Menteri Pendidikan (MOE), pemerintah Taiwan memberikan beasiswa penuh kepada pelajar di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tingkat S1, S2, S3 di Universitas Taiwan.

Universitas yang dipilih bisa menggunakan pengantar berbahasa Inggris ataupun Mandarin.

Durasi beasiswanya diberikan maksimum 4 tahun untuk program S1, 2 tahun untuk S2, dan 4 tahun untuk program S3. Sementara, untuk program kombinasi diberikan beasiswa hingga 5 tahun.

Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar beasiswa diharuskan mendaftarkan diri terlebihi dahulu ke universitas dan program yang diminati di Taiwan berdasarkan program yang sudah ditentukan di laman www.esit.org.tw/programs.

Setelah mendaftar ke universitas dan memperoleh dokumen yang diperlukan, kamu baru bisa mendaftar ke program beasiswa dengan mengisi formulir online beasiswa MoE.

Selanjutnya, lengkapi dokumen aplikasi beasiswa seperti yang diminta dan dikirim melalui pos ke alamat: Taipei Economic and Trade Office, Gedung Artha Graha lt.16, Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, Jakarta 12190.

Setiap tahunnya, pendaftaran Beasiswa MoE Taiwan Scholarship ini dibuka pada awal bulan Februari hingga akhir bulan Maret.

BACA JUGA: Alasan Mengapa Kamu Perlu Ikut Organisasi Kampus

Beasiswa Brunei Darussalam

Negara tetangga Indonesia ini, memberikan beasiswa secara penuh kepada pelajar di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tingkat S1, S2, dan S3 di tiga Universitas terbaik di Brunei Darussalam.

Tiga universitas terbaik tersebut yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Universiti Teknologi Brunei (UTB).

Program yang ditawarkan juga banyak, secara umum misalnya seni, sains, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan masih banyak lagi lainnya.

Beasiswanya meliputi seluruh tanggungan perkuliahan, tunjangan bulanan, tunjangan makan, tunjangan buku setiap tahunnya, asuransi selama masa studi, tiket PP pesawat, akomodasi tempat tinggal, dan tunjangan bagasi maksimum ketika mau pulang.

Salah satu persyratannya yaitu, pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah asal pelamar (Kemdikbud atau Kemlu). Pendaftarannya ditutup pada pertengahan bulan Februari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *