Cesar Azpilicueta Harap Lini Belakang Chelsea Lebih Diperbaiki

RUANGNEGERI.com – Cesar Azpilicueta sedikit mengkritik kinerja rekan setimnya. Terutama bagian di lini belakang setelah ditahan imbang 3-3 oleh Southampton pekan lalu.

Bek berkebangsaan Spanyol itu berharap rekan setimnya dapat tampil lebih baik lagi agar mereka bisa meraih gelar pada akhir musim.

Musim 2019/20 lalu, Chelsea kebobolan sebanyak 54 gol dan merupakan yang terbanyak sejak Roman Abramovich membeli klub tersebut pada tahun 2003.

Kini, catatan tersebut dapat bertambah banyak ketimbang musim lalu karena The Blues sudah dua kali kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan.

Cesar Azpilicueta menyampaikan kepada rekan-rekannya untuk tampil lebih baik lagi menjelang pertandingan mereka dengan Sevilla di Liga Champions.

Bek berusia 31 tahun itu meminta kepada rekannya agar mereka bisa meminimalisir masalah yang dibuat baik secara kolektif maupun individual.

Melansir dari Daily Mail (19/10/2020), Azpilicueta mengingatkan bahwa ke depan “kami harus meningkatkan kualitas tim di pertandingan berikutnya, terutama sektor pertahanan.”

“Jika beruntung, maka kami dapat meraih poin. Namun kami tidak dapat terus-menerus mencetak tiga gol dalam satu pertandingan,” ujarnya.

BACA JUGA: Thomas Partey: Michael Essien Adalah Gelandang Terbaik

Kepa Arrizabalaga Kurang Bisa Diandalkan

Ia berharap kepada rekan setimnya untuk menjaga kesolidan tim agar kepercayaan diri mereka bisa meningkat dan menjaga gawang dari kebobolan.

Selain itu, menurutnya hal itu juga akan mendorong para pemain depan untuk mencetak gol dengan lebih nyaman. Karena lini depan sudah tidak lagi mengkhawatirkan lini belakang.

“Ketika kebobolan tiga gol, saya merasa tidak enak kepada pemain lainnya. Sebab saya berposisi sebagai bek. Kami harus mengintrospeksi diri sendiri dan memperkuat pengambilan keputusan di lapangan,” tutup pemain dengan tinggi bada 178 cm tersebut.

Bobroknya sektor pertahanan Chelsea antara lain adalah karena Kepa Arrizabalaga. Pemain kelahiran tahun 1994 itu dinilai sering blunder dan melakukan kesalahan sendiri dalam suatu pertandingan.

Salah satu contohnya adalah di saat pertandingan kontra Southampton yang berakhir imbang. Ia justru keluar dari posnya. Akibatnya, gol kedua dari tim lawan berhasil membobol gawang Chelsea saat itu.

Tetapi meskipun Kepa bermain buruk, Azpilicueta yang sama-sama berkebangsaan Spanyol yakin kalau kiper akan mampu tampil baik dalam pertandingan berikutnya.

Kepa dinilainya telah bekerja keras untuk bisa tampil lebih baik lagi dari sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *