Beasiswa LPDP Masih Buka, Simak Syarat dan Ketentuannya

RUANGNEGERI.com – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang Magister dan Doktor hingga pekan depan.

Pendaftaran penerimaannya dilakukan secara daring melaui laman resminya lpdp.kmenkeu.go.id, dengan membuat akun terlebih dulu. Lalu mengisi data pribadi dan mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

Diketahui dari situs resminya, LPDP tahun 2020 membuka dua jenis program beasiswa, yaitu Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) dan Beasiswa Pendidik.

Beasiswa PTUD diberikan kepada warga negara Indoensia yang telah memperoleh Letter of Admission (LoA) /Acceptance Unconditional yang menyatakan telah diterimanya dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia sesuai dengan daftar kampus LPDP 2020 untuk menempuh jenjang Pendidikan magister dan doktoral.

Untuk tahun ini, daftar nama-nama kampus PTUD lebih didominasi kampus-kampus di Amerika Serikat. Namun, banyak nama kampus di Inggris yang justru tidak lagi terdaftar di LPDP tahun 2020.

Sementara Beasiswa Pendidik dikhususkan bagi Guru Tetap pada sekolah di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebududayaan yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Beasiswa Pendidik ini juga diperuntukkan bagi Dosen Tetap pada perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Hal itu bertujuan agar dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas guru dan dosen sesuai kebutuhan strategis Indonesia.

Selaras dengan tujuannya, Beasiswa Pendidik di tahun 2020 memiliki cakupan daftar nama-nama kampus yang lebih luas dari tahun sebelumnya. Baik itu untuk Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta, kini tersebar di banyak daerah Indonesia.

Dengan memberikan banyak pilihan kampus di daerah, akan memudahkan bagi guru dan dosen yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Beasiswa yang dinaungi langsung oleh Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 18/KMK.05/2012 ini, berkomitmen untuk mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan serta mendorong inovasi demi terwujudnya Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan.

BACA JUGA: Insecure Setelah Lulus Kuliah? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2020

Pendaftaran penerimaan beasiswa LPDP 2020, baik untuk Beasiswa Pendidik maupun Beasiswa PTUD sudah dibuka sejak 06 Oktober 2020. Berikut ini jadwal seleksi pendaftarannya:

  • Penutupan pendaftaran beasiswa: 20 Oktober 2020
  • Seleksi administrasi: 21 Oktober – 01 November 2020
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 02 November 2020
  • Seleksi Substansi: 04 – 20 November 2020
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 04 Desember 2020

Komponen Biaya Diberikan:

Untuk biaya yang diberikan oleh LPDP tahun 2020 meliputi biaya pendidikan dan biaya pendukung.

Biaya Pendidikan

  • Biaya Pendaftaran
  • Biaya SPP/Tuition Fee
  • Tunjangan Buku
  • Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
  • Biaya Seminar Internasional
  • Biaya Publikasi Jurnal Internasional

Biaya Pendukung

  • Transportasi
  • Aplikasi Visa/Residence Permit (khusus Beasiswa PTUD)
  • Asuransi Kesehatan
  • Biaya Hidup Bulanan
  • Biaya Kedatangan
  • Biaya Keadaan Darurat
  • Tunjangan Keluarga (khusus Doktor)

BACA JUGA: Motivasi Interpersonal Plegmatis Bisa Sukses Lewat Keahlian Melobi

Syarat Beasiswa Pendidik

Secara umum, syarat dalam mendaftar Beasiswa Pendidik LDPD, ialah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
  2. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
  3. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
  • Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.
  • Melampirkan surat rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja. Atau surat rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas regular, bukan kelas karyawan, eksekutif, jarak jauh, dan tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  • Menulis personal statement.
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi.
  • Menulis rencana studi untuk magister atau proposal penelitian untuk doktor.

Sementara secara khusus, syarat Beasiswa Pendidik sebagai berikut:

  • Mengunggah dokumen LoA yang sesuai dengan daftar program studi dan Perguruan Tinggi LPDP 2020.
  • Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.
  • Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari Kepala Sekolah atau pimpinan Sekolah untuk pendaftar asal Guru Tetap.
  • Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir).
  • Pendaftar jenjang Pendidikan magister paling tinggi berusia 40 tahun, sementara jenjang doktor 47 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran.
  • Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Pendaftar jenjang Magister memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
  2. Pendaftar jenjang Doktor memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya sekurangnya 3,2 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
  3. Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
  • Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Pendaftar tujuan Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5,0;
  2. Pendaftar tujuan Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0;
  3. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
  • Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020.
  • Pendaftar BPI Pendidik yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.

BACA JUGA: Punya Karakter Melankolis? Ketahui Cara Mengoptimalkannya

Syarat Beasiswa PTUD

Adapun secara umum syarat Beasiswa PTUD sama dengan Beasiswa Pendidikan, yang sudah ditulis sebelumnya. Hanya perlu menambahkan tulisan komitmen dan kontribusinya setelah kembali ke Indonesia pasca pendidikan.

Secara khusus, persyaratan Beasiswa PTUD sebagai berikut:

  1. Wajib mengunggah LoA sesuai dengan PTUD yang telah ditentukan LPDP.
  2. Pendaftar Beasiswa PTUD yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.
  3. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagai berikut (format terlampir).
  4. Pendaftar jenjang Pendidikan magister paling tinggi berusia 35 tahun, sementara jenjang doktor 40 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran.
  5. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL TOEFL iBT® 80, PTE Academic 58, atau IELTS™ 6,5;
  • Pendaftar doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94, PTE Academic 65, IELTS™ 7,0;
  1. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *